Surabaya, syiarmu.com – Suasana Pengajian Pencerah yang digelar Majelis Tabligh PDM Kota Surabaya pada Minggu (28/12/2025) menjadi semakin semarak. Pasalnya, tim laskar IPM SMK Muhammadiyah 1 (Mudisa) Surabaya sukses mengubah area pengajian menjadi ajang pamer kreativitas lewat stan bazar mereka.
Tidak hanya datang untuk mendengarkan kajian, kuartet tangguh IPM—Adelia Angie, Bagas Prawiro, Putri Zahra, dan Cilla Naysila—sibuk melayani antrean jamaah yang penasaran dengan menu-menu kekinian mereka.
Ada tiga menu andalan yang sukses membuat jamaah tertarik. Pertama, Cappuccino Cincau: Si primadona yang paling laris manis diserbu jamaah untuk melepas dahaga di tengah cuaca Surabaya. Kedua, Kentang Goreng: Camilan renyah yang pas untuk teman berbincang. Ketiga, Ubee Roll Cheese: Inovasi manis yang lumer di lidah dan jadi favorit baru.


Bagi para kader IPM, momen ini bukan sekadar jualan biasa. Ini adalah ajang praktik nyata ilmu kewirausahaan di luar pagar sekolah. Terjun langsung menghadapi pelanggan umum memberikan sensasi tersendiri.
“Kita coba hal baru. Bersyukur banget bisa dapat kesempatan jualan di luar sekolah. Rasanya campur aduk; ada capeknya, ada serunya, tapi yang paling penting dapat pengalaman berharga dan pelajaran langsung gimana caranya kerja sama tim,” ungkap salah satu perwakilan tim dengan semangat.
Kehadiran stan bazar IPM SMK Mudisa ini terbukti menambah semarak suasana Pengajian Pencerah. Selain menimba ilmu agama, para jamaah juga bisa mendukung kreativitas anak muda Muhammadiyah yang mandiri dan berjiwa entrepreneur. (H.N .Mukhbita/Fikri)
