Lamongan, syiarmu.com – Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan dakwah digital Persyarikatan Muhammadiyah. Hal tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman bersama TVMU Jatim 1 yang disaksikan langsung oleh Direktur Utama TVMU Pusat, Kamis (26/2/2026), di Meeting Room UMLA.
Kegiatan ini dihadiri Rektor UMLA Prof Dr Abdul Aziz Alimul Hidayat SKep Ns MKes, Wakil Rektor II UMLA H M Bakri Priyodwi Atmaji SKep MKep, Direktur Utama TVMU Pusat Dr Makroen Sanjaya MSos, Direktur Utama TVMU Jatim 1 Drs Catur Anang Hutoyo MPd, serta tim humas UMLA dan staf TVMU.

Penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperluas media publikasi kampus sekaligus memperkuat penyiaran dakwah melalui jaringan televisi Muhammadiyah.
Kerja sama tersebut mencakup penyiaran berbagai kegiatan dan publikasi UMLA melalui TVMU Jatim 1 maupun TVMU Pusat. Sinergi ini diharapkan mampu menghadirkan konten dakwah yang mencerahkan, edukatif, serta menjangkau masyarakat lebih luas melalui platform digital.

Rektor UMLA menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen kampus dalam berkontribusi terhadap syiar dakwah Persyarikatan. Ia berharap kerja sama ini dapat menjadi sarana efektif dalam menyebarkan nilai-nilai Islam berkemajuan melalui media modern.
Direktur Utama TVMU Pusat mengapresiasi langkah UMLA dalam memperkuat jejaring dakwah digital. Menurutnya, TVMU siap mendukung kebutuhan publikasi dan penyiaran kegiatan kampus agar mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat.

Sementara itu, Direktur Utama TVMU Jatim 1 mengungkapkan rasa syukur atas terjalinnya sinergi tersebut. Ia menilai kolaborasi antar amal usaha Muhammadiyah merupakan kekuatan besar dalam membangun ekosistem media dakwah yang berkemajuan. Ia juga mengajak seluruh warga Muhammadiyah di Jawa Timur untuk terus mendukung dan menyaksikan siaran TVMU Jatim 1.
Melalui kerja sama ini, UMLA dan TVMU diharapkan semakin solid dalam menghadirkan dakwah digital yang mencerahkan, sekaligus memperkuat peran media Persyarikatan sebagai sarana syiar Islam yang adaptif di era modern. (Muha/Fikri)
