Suasana penuh kehangatan menyelimuti kediaman Ustazah Siti Rahmawati pada Jumat (27/3/2026) sore. Seluruh jajaran guru dan pengurus Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ) Al Islam berkumpul dalam rangka acara halalbihalal.
Kegiatan yang dimulai tepat pukul 16.00 WIB ini menjadi momen spesial bagi para pendidik untuk saling memaafkan. Selain itu, pertemuan ini bertujuan memperkuat ikatan kekeluargaan setelah berlalunya bulan suci Ramadan.
Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa bersama yang menciptakan atmosfer religius yang khidmat. Sebagai tuan rumah, Ustazah Siti Rahmawati menyambut hangat kehadiran rekan-rekan sejawatnya.

Pertemuan ini bukan sekadar formalitas tahunan, melainkan menjadi wadah untuk melepas penat sejenak dari rutinitas mengajar sekaligus memperbarui semangat berdakwah melalui pendidikan Al-Qur’an.
Salah satu agenda utama dalam pertemuan ini adalah sesi napak tilas sejarah LPQ Al Islam yang disampaikan oleh Ustaz Suntoro. Beliau memaparkan perjalanan panjang lembaga, mulai dari awal mula berdiri hingga berbagai tantangan yang dihadapi selama bertahun-tahun.
Penyampaian yang penuh makna ini bertujuan agar para guru generasi muda memahami nilai-nilai luhur dan perjuangan yang mendasari berdirinya LPQ Al Islam. Ustaz Suntoro menekankan bahwa memahami sejarah sangat penting untuk menjaga integritas dan visi lembaga.
Dengan mengetahui akar sejarahnya, para guru diharapkan memiliki rasa kepemilikan yang lebih tinggi terhadap LPQ Al Islam. Para guru pun tampak antusias menyimak kisah-kisah inspiratif mengenai dedikasi para pendahulu dalam menyebarkan syiar Islam di lingkungan masyarakat.

Dalam sambutannya, Kepala LPQ Al Islam, M. Nurwahid, S.E., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh ustaz dan ustazah yang telah menjaga eksistensi lembaga hingga saat ini. Ia menegaskan bahwa inti dari kegiatan halalbihalal ini adalah untuk mempererat ukhuwah islamiyah.
Menurutnya, hubungan yang harmonis antar-sesama pengajar adalah kunci utama dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi para santri. Lebih lanjut, M. Nurwahid menekankan pentingnya meningkatkan sinergi antarguru dalam menghadapi perkembangan zaman.
“Tujuan utama kita berkumpul hari ini adalah untuk memperkuat sinergi. Kolaborasi yang solid di antara kita akan memudahkan pencapaian target-target pendidikan lembaga dan memberikan dampak positif yang lebih besar bagi umat,” pungkasnya dengan penuh semangat.
Acara ditutup dengan ramah tamah dan sesi foto bersama sebagai dokumentasi kebersamaan. Menjelang petang, kegiatan berakhir dengan kesan yang mendalam bagi seluruh hadirin.
Semangat baru terpancar dari wajah para guru, siap untuk kembali mengabdi dan mencetak generasi Qur’ani yang berakhlak mulia di bawah naungan LPQ Al Islam. (Wahid/Fikri)
