Pererat Ukhuwah, PRM-PRA Babat Jerawat Gelar Silaturahmi dan Kajian Sirah Nabawiyah

Surabaya, syiarmu.com – Dalam rangka memperkuat tali silaturahmi dan memperdalam pemahaman agama bagi warga persyarikatan, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Babat Jerawat (Bajer) menggelar agenda Silaturahmi dan Kajian Sirah Nabawiyah.

Acara ini berlangsung pada hari Ahad (19/4/2026), yang bertepatan dengan tanggal 2 Dzulqo’dah 1447 H. Bertempat di Masjid At Taqwa, Pondok Benowo Indah blok JJ No. 23, Surabaya, kegiatan ini akan dimulai tepat pada pukul 08.00 WIB.

Kajian kali ini terasa istimewa karena menghadirkan pemateri berkompeten, yaitu Ustaz Drs. H. Muh. Lutfi, yang merupakan Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya. Beliau dikenal memiliki penyampaian yang lugas namun mendalam, terutama dalam mengupas keteladanan Rasulullah SAW yang relevan dengan dinamika kehidupan modern.

Ketua PRA Bajer mengharap kepada keluarga besar PRA Bajer untuk tetap istiqomah dan semangat dalam melaksanakan program PRA Bajer serta semangat dalam berdakwah.

Dalam sambutan, Ketua takmir mengajak jamaah memakmurkan masjid At Taqwa dengan cara melaksanakan kegiatan keagamaan di masjid ini. “Masjid At Taqwa adalah masjid milik Muhammadiyah yang harus kita makmurkan bersama, sehingga dakwah Muhammadiyah semakin maju,” tambahnya.

Allah berfirman dalam surah An Nahl ayat ke-92 yang artinya “Janganlah kamu seperti seorang perempuan yang menguraikan tenunannya yang sudah dipintal dengan kuat menjadi cerai-berai kembali. Kamu menjadikan sumpahmu sebagai alat penipu di antaramu karena ada (kecenderungan memihak kepada) satu golongan yang lebih banyak kelebihannya (jumlah, harta, kekuatan, pengaruh, dan sebagainya) daripada golongan yang lain. Sesungguhnya Allah hanya menguji kamu dengan hal itu dan pasti pada hari Kiamat Allah akan menjelaskan kepadamu apa yang selalu kamu perselisihkan.”

Ustaz Lutfi mengatakan bahwa selama Ramadan umat Islam melaksanakan berbagai ibadah seperti shalat 5 waktu berjamaah di masjid, puasa subuh sampai maghrib, membaca Al Qur’an, maka setelah Ramadhan semua itu harus tetap istiqomah dilaksanakan.

“Rasul menangis ketika ditinggal Ramadhan, mari tetap jaga shalat, tetap jaga shodaqoh, tetap jaga puasa Senin Kamis kita,” tuturnya.

“Salah satu pintu surga adalah pintu khusus masuknya orang yang hatinya bersih, tidak ada dengki, dan iri hati,” pungkasnya.

Kolaborasi antara PRM dan PRA Babat Jerawat ini menunjukkan soliditas gerakan dakwah di tingkat akar rumput. Selain sebagai sarana menuntut ilmu, kegiatan ini diharapkan menjadi wadah konsolidasi antarwarga Muhammadiyah di wilayah Benowo dan sekitarnya.

Melalui kajian Sirah Nabawiyah ini, diharapkan karakter dan akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dapat terinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. (Fikri)

Tinggalkan komentar