Surabaya, syiarmu.com – SURABAYA – Suasana penuh haru dan nostalgia menyelimuti prosesi Purnasiswa Kelas 9 SMP Muhammadiyah 11 (SMP Muven) Surabaya tahun 2026. Dari sekian banyak momen menarik, sambutan perwakilan wali murid sukses mencuri perhatian seluruh hadirin.
Adalah Zulfikri Jakaria, wali murid dari Altha Funnisa Bunga Zakaria (siswi kelas 9D), yang maju ke podium untuk menyampaikan kesan dan pesannya. Menariknya, Zulfikri bukan sekadar orang tua murid biasa, melainkan alumnus asli SMP Muven angkatan tahun 2001. Kehadirannya di atas panggung seolah memutar kembali roda waktu ke 25 tahun yang lalu.
Di hadapan ratusan wisudawan, guru, dan orang tua murid, Zulfikri membagikan kisah masa lalunya saat masih berseragam putih-biru. Ia mengenang bagaimana rasanya menjadi bagian dari sejarah awal sekolah ini.

“Saya dulu pernah merasakan posisi yang sama seperti kalian, duduk sebagai wisudawan. Namun dulu, prosesi kelulusan kami digelar di Gedung Sucofindo, tepat 25 tahun yang lalu,” ujar Zulfikri disambut tepuk tangan riuh hadirin.
Ia menambahkan bahwa memori saat menerima ijazah dan pengalungan medali kelulusan dari sekolah tercinta masih terekam jelas di ingatannya. Rasa bangga dan luar biasa yang ia rasakan dulu, kini kembali membuncah saat melihat putrinya sendiri mengalami momen sakral yang sama.
Sebagai alumni yang kini telah sukses di masyarakat, Zulfikri menaruh harapan yang sangat besar kepada para lulusan SMP Muven tahun 2026. Ia berpesan agar melangkah keluar dari sekolah ini tidak membuat mereka lupa akan almamater.

Ada beberapa poin penting dan motivasi yang ia tekankan kepada para adik kelasnya:
Menjaga Nama Baik Almamater: Lulusan SMP Muven harus mampu menjadi duta sekolah di lingkungan baru mereka kelak.
Membuktikan Kualitas Diri: Menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa SMP Muven konsisten menghasilkan anak-anak yang luar biasa, cerdas, hebat, dan berkualitas tinggi.
Mendorong Kemajuan Sekolah: Dengan prestasi para alumninya, Zulfikri optimis SMP Muven akan semakin dikenal dan sah menjadi salah satu SMP Favorit di Kota Surabaya.
Menutup sambutannya yang menyentuh hati, Zulfikri tidak lupa menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas nama seluruh wali murid kelas 9 kepada pihak sekolah.
Ia menyadari bahwa perjuangan mendidik anak-anak di era digital seperti sekarang bukanlah perkara mudah. Dedikasi, kesabaran, dan bimbingan tanpa lelah dari para ustadz dan ustadzah SMP Muven selama tiga tahun ini telah berhasil mengantarkan anak-anak mereka gerbang kelulusan dengan bekal ilmu dan akhlak yang mulia. (Akbar/Fikri)
