Surabaya, syiarmu.com – Memanfaatkan waktu liburan dengan kegiatan yang bermanfaat, enam santri Panti Asuhan Muhammadiyah (PAM) KH. Achmad Dahlan mengikuti aksi bersih-bersih di Musala Baitul Muslim, Tambak Asri, pada Sabtu (4/7/2026). Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan tempat ibadah sekaligus menumbuhkan nilai gotong royong dan kepedulian sosial di kalangan santri.
Sejak pagi, para santri bergotong royong membersihkan seluruh area musala, mulai dari menyapu dan mengepel lantai, membersihkan kaca jendela, merapikan karpet, membersihkan tempat wudu, hingga merapikan halaman sekitar musala. Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan dengan penuh antusias dan rasa tanggung jawab.

Meskipun dilaksanakan di masa liburan, keenam santri tampak menikmati setiap proses kegiatan. Bagi mereka, mengisi waktu luang dengan berbuat kebaikan merupakan bagian dari pengamalan nilai-nilai yang telah diajarkan di panti dan menjadi bentuk ibadah kepada Allah SWT.
Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran karakter, di mana para santri dilatih untuk peduli terhadap lingkungan, bekerja sama, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi sederhana namun bermakna.

M. Raka Zainal salah seorang santri mengungkapkan rasa senangnya dapat terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, aksi bersih-bersih tidak hanya membuat lingkungan tempat ibadah menjadi lebih nyaman, tetapi juga memberikan kebahagiaan tersendiri karena dapat membantu sesama.
“Saya sangat senang bisa ikut membersihkan Musala Baitul Muslim bersama teman-teman. Walaupun sedang liburan, kami tetap semangat karena kegiatan ini bermanfaat dan bernilai ibadah.
Kami belajar bekerja sama, saling membantu, dan merasa bangga bisa ikut menjaga kebersihan rumah Allah. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan agar kami semakin peduli terhadap lingkungan dan masyarakat.”

Sementara itu, pengelola panti menyampaikan apresiasi atas semangat yang ditunjukkan para santri. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendidikan karakter yang bertujuan membentuk pribadi santri yang peduli, disiplin, dan memiliki jiwa pengabdian kepada masyarakat.
Imam Muttaqin, Pengasuh panti menyampaikan “Kami bersyukur melihat antusiasme para santri yang tetap bersemangat mengisi waktu liburan dengan kegiatan positif.
Aksi bersih-bersih di Musala Baitul Muslim ini bukan sekadar menjaga kebersihan tempat ibadah, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai kepedulian, tanggung jawab, kerja sama, dan semangat melayani masyarakat. Harapan kami, nilai-nilai tersebut terus melekat dalam diri para santri dan menjadi bekal mereka dalam kehidupan bermasyarakat.”
Melalui kegiatan ini, para santri membuktikan bahwa masa liburan dapat dimanfaatkan untuk melakukan aktivitas yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
Semangat kebersamaan yang ditunjukkan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus menjaga kebersihan tempat ibadah serta menumbuhkan budaya gotong royong dalam kehidupan sehari-hari. (Kiyadah/Fikri)
