Dari Tahajud Hingga Permainan Interaktif, Mabit LPQ Al Islam Surabaya Bentuk Karakter dan Keakraban Santri

Surabaya, syiarmu.com – Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ) Al Islam sukses menggelar kegiatan Malam Bina Iman dan Taqwa (Mabit) pada Sabtu hingga Ahad, 29–30 Agustus 2026. Agenda pembinaan spiritual dan pembentukan karakter generasi muda ini dipusatkan di Masjid Al Islam, Surabaya, dengan diikuti antusias oleh puluhan santri dan asatiz.

Rangkaian acara diawali pada Sabtu malam dengan pelaksanaan ibadah sholat Isya berjamaah. Usai sholat, suasana diliputi kekhusyukan saat para santri dan pembina melantunkan doa bersama untuk memohon kelancaran agenda serta keberkahan bagi keluarga besar LPQ Al Islam.

Setelah sesi ibadah pembuka, para peserta diarahkan untuk menikmati makan malam bersama. Momen ini dimanfaatkan untuk mengajarkan adab makan islami sekaligus mempererat tali silaturahmi serta rasa kekeluargaan antarsantri dari berbagai tingkatan kelas.

Keseruan malam kian terasa saat memasuki sesi fun game edukatif yang dirancang untuk mengasah kekompakan tim dan kreativitas. Panitia juga menghadirkan game digital interaktif bertema wawasan keislaman, memberikan alternatif pembelajaran agama yang modern, seru, dan relevan bagi santri.

Memasuki sepertiga malam, suasana masjid berubah hening dan syahdu ketika para santri dibangunkan untuk menunaikan sholat Tahajud berjamaah. Ibadah qiyamul lail ini menjadi sarana latihan bagi santri untuk membiasakan diri mendekatkan diri kepada Allah SWT di keheningan malam.

Menjelang waktu fajar, santri diajak menyaksikan pemutaran film edukasi islami berjudul “Terbelahnya Dada Nabi Muhammad SAW”. Sesi nonton bareng (nobar) ini disambut antusias oleh peserta dan menjadi media pembelajaran sirah nabawiyah guna meneladani kemuliaan serta kesucian akhlak Rasulullah.

Menyambut pagi hari, seluruh peserta melaksanakan sholat Subuh berjamaah yang dilanjutkan dengan doa bersama. Keceriaan santri kembali memuncak saat sesi pembagian doorprize berlangsung sebagai bentuk apresiasi panitia atas semangat dan keaktifan peserta selama mengikuti seluruh rangkaian Mabit.

Ketua Koordinator Mabit, M. Renaldi, menegaskan esensi utama di balik konsistensi penyelenggaraan kegiatan akhir pekan ini. “Program Mabit diadakan rutin untuk menambah keakraban sesama santri dan meningkatkan iman kepada Allah SWT,” ujarnya saat ditemui di sela-sela penutupan kegiatan.

Senada dengan hal tersebut, Kepala LPQ Al Islam, M. Nurwahid menyampaikan bahwa kegiatan Mabit menjadi wadah pembiasaan nilai-nilai luhur di luar jam kelas formal. Ia berharap pengalaman beribadah, belajar, dan berinteraksi di lingkungan masjid ini mampu menumbuhkan kecintaan santri terhadap syiar Islam serta membentuk generasi Qurani yang berakhlak karimah. (Wahid/Fikri)

Tinggalkan komentar