Tanamkan Cinta Baitullah Sejak Dini, Santri LPQ Al-Islam Antusias Ikuti Latihan Manasik Haji

Surabaya, syiarmu.com — Suasana Asrama Haji Sukolilo Surabaya tampak berbeda pada Ahad (13/9/2026). Para santri Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ) Al-Islam memadati area miniatur Tanah Suci dengan mengenakan pakaian ihram serbaputih. Mereka tampak antusias mengikuti agenda tahunan peragaan manasik haji yang mengangkat tema “Aku Senang Mengikuti Manasik Haji”.

Kegiatan tersebut dipandu langsung oleh pembimbing manasik berpengalaman, H. Sutikno, S.Sos., M.H.Es. Dalam arahannya, ia mengenalkan rukun dan tata cara pelaksanaan ibadah haji serta umrah dengan bahasa yang komunikatif, ringkas, dan mudah dipahami oleh anak-anak usia dini.

Rangkaian manasik diawali dengan simulasi pengambilan miqat dan pelafalan niat umrah di Bir Ali. Setelah mengenakan pakaian ihram dan berniat, para santri melangkah tertib menuju area replika Masjidil Haram sembari terus menggemakan bacaan talbiah yang dipandu oleh para ustaz dan ustazah.

Sesampainya di depan replika Ka’bah, para santri diarahkan untuk melaksanakan tawaf sebanyak tujuh putaran secara khidmat. Usai tawaf, kegiatan berlanjut dengan pelaksanaan salat sunah di belakang Maqam Ibrahim dan ditutup dengan menikmati segarnya air zamzam bersama-sama.

Alur ibadah umrah kemudian berlanjut ke area sa’i, tempat para santri berlari-lari kecil melintasi rute antara Bukit Safa dan Bukit Marwah. Suasana ceria namun tetap tertib mewarnai tahapan ini, sebelum akhirnya rangkaian umrah disempurnakan dengan prosesi tahalul atau pemotongan sebagian rambut secara simbolis.

Setelah menyelesaikan manasik umrah, para santri diarahkan kembali untuk melafalkan niat ibadah haji. Memasuki puncak prosesi haji, anak-anak diajak mempraktikkan prosesi melempar jumrah di tiga pilar yakni Ula, Wustha, dan Aqabah menggunakan kerikil buatan dengan penuh semangat. Keceriaan terpancar jelas dari raut wajah para santri cilik sepanjang acara berlangsung.

Salah satu peserta, Aisyah Hanania Azmi (6), mengaku sangat terkesan karena bisa melihat miniatur tempat-tempat suci secara nyata. “Aku senang sekali bisa ikut manasik, rasanya kayak haji beneran di depan Ka’bah bareng teman-teman,” ujarnya ceria.

Ketua Koordinator Acara, Eli Kurniawati, S.Pd., menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan dari awal hingga selesai. “Alhamdulillah, acara berjalan tertib berkat kerja sama seluruh panitia, guru, dan para wali santri. Praktik langsung seperti ini jauh lebih membekas di ingatan anak-anak dibandingkan hanya mempelajari teorinya di dalam kelas,” tuturnya.

Menutup rangkaian agenda, Kepala LPQ Al-Islam, M. Nurwahid, S.E., menegaskan komitmen lembaga untuk konsisten menghadirkan pembelajaran agama yang kontekstual dan menyenangkan.

“Melalui kegiatan bertema ‘Aku Senang Mengikuti Manasik Haji’ ini, kami ingin menanamkan kerinduan serta kecintaan terhadap Baitullah sejak usia dini. Harapannya, nilai-nilai ketakwaan, kedisiplinan, dan kebersamaan ini dapat tertanam kuat di hati para santri hingga mereka dewasa kelak,” pungkasnya. (Wahid/Fikri)

Tinggalkan komentar