LDK PPM Hadiri Kemah Santri Muhammadiyah Nasional ke-2 di Coban Rondo

Malang, syiarmu.com — Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat Muhammadiyah (LDK PPM) menghadiri undangan Lembaga Pengembangan Pesantren Pimpinan Pusat Muhammadiyah (LP2 PPM) dalam kegiatan Kemah Santri Muhammadiyah Nasional (KSMN) ke-2 yang berlangsung di Bumi Perkemahan Coban Rondo, Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (21/9/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Menyiapkan Kader Pemimpin Bangsa: Santri Muhammadiyah Disiplin, Mandiri, dan Berprestasi” tersebut berlangsung pukul 13.00–15.30 WIB dan menjadi bagian dari ikhtiar Muhammadiyah dalam memperkuat pembinaan kader santri yang memiliki karakter, kemandirian, kedisiplinan, serta kesiapan berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, LDK PPM hadir sebagai bagian dari dukungan terhadap penguatan ekosistem dakwah dan kaderisasi Muhammadiyah, khususnya dalam membangun generasi muda yang tidak hanya memiliki kapasitas keilmuan dan keagamaan, tetapi juga kepemimpinan, kepedulian sosial, serta kemampuan beradaptasi dengan tantangan zaman.

Delegasi LDK PPM yang hadir terdiri atas dr. Zuhrotul Mar’ah, dr. Aristanto Prambudi, M.Kes (MARS), M.Kes, CHt., Ahmad Nur Muhaimin, S.Ud., dan Drs. Uum Syarif Usman.

Kehadiran LDK PPM dalam KSMN ke-2 juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan sinergi antarunsur Persyarikatan. Pertemuan tersebut diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam pengembangan dakwah komunitas, pembinaan santri, serta penguatan kader Muhammadiyah di berbagai lapisan masyarakat.

Di tengah suasana alam Bumi Perkemahan Coban Rondo, semangat para santri Muhammadiyah menjadi gambaran bahwa kaderisasi bukan sekadar proses transfer pengetahuan, tetapi juga proses menempa karakter. Disiplin membentuk keteguhan, kemandirian melahirkan ketangguhan, dan prestasi menjadi buah dari proses yang dijalani dengan sungguh-sungguh.

Melalui momentum KSMN ke-2, LDK PPM menegaskan pentingnya membangun dakwah yang hadir di tengah komunitas dan generasi muda. Santri Muhammadiyah diharapkan tumbuh menjadi kader yang memiliki akar nilai keislaman yang kuat, wawasan kebangsaan yang luas, serta kesiapan untuk mengambil peran dalam menjawab berbagai persoalan umat dan bangsa.

LDK PPM — Berdakwah, Memberdayakan, dan Menguatkan Komunitas.

(Muha/Fikri)

Tinggalkan komentar