Surabaya, syiarmu.com – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya menggelar peresmian Muhammadiyah Sport Center dan Gedung 3 SMP Muhammadiyah 15 Surabaya pada Ahad (27/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di SMP Muhammadiyah 15 Surabaya, Jalan Platuk No. 104, tersebut turut dihadiri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., bersama jajaran pimpinan Muhammadiyah dan warga Muhammadiyah Kota Surabaya.
Kehadiran Abdul Mu’ti menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan yang diisi dengan tausiah dan dilanjutkan dengan peresmian fasilitas baru Muhammadiyah tersebut. Acara juga dihadiri jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur serta tidak kurang dari 1.000 warga Muhammadiyah, khususnya dari Cabang Kenjeran.
Dalam sambutannya, disampaikan perjalanan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kenjeran sejak pertama kali berdiri pada 1993. Selama lebih dari tiga dekade, PCM Kenjeran terus mengembangkan gerakan dan amal usaha di berbagai bidang, mulai dari keagamaan, ekonomi, kesehatan, hingga pendidikan.


“Sejak berdirinya PCM tahun 1993, kami terus berusaha mengembangkan amal usaha dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” disampaikan dalam sambutan tersebut.
Di bidang keagamaan, PCM Kenjeran telah memiliki 10 masjid yang menjadi bagian dari aktivitas dakwah dan pembinaan masyarakat. Keberadaan masjid tersebut menjadi salah satu bentuk perkembangan gerakan Muhammadiyah dalam membangun kehidupan keagamaan di tengah masyarakat.
Sementara itu, dalam bidang ekonomi, PCM Kenjeran memiliki usaha MBC yang menjadi salah satu bagian dari pengembangan kemandirian ekonomi Persyarikatan. Selain itu, perhatian terhadap masyarakat juga diwujudkan melalui bidang kesehatan.
Dalam bidang kesehatan, PCM Kenjeran telah mendirikan sekaligus merintis rumah praktik yang memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan pembayaran seikhlasnya. Pelayanan tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial Muhammadiyah dalam membantu masyarakat memperoleh akses kesehatan.
Tidak hanya dalam bidang keagamaan, ekonomi, dan kesehatan, PCM Kenjeran juga mengembangkan sektor pendidikan. Sejumlah amal usaha pendidikan yang berada di bawah lingkungan Muhammadiyah dan Aisyiyah di antaranya Tanah Pengasuhan Aisyiyah, TK Aisyiyah 08, TK Aisyiyah 55, serta Madrasah Ibtidaiyah 25 yang saat ini memiliki 251 siswa.
Perkembangan berbagai amal usaha tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang PCM Kenjeran sejak 1993 dalam menjalankan dakwah dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Gerakan tersebut mencakup berbagai sektor yang saling melengkapi, mulai dari pembinaan keagamaan hingga pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

Sementara itu, peresmian Muhammadiyah Sport Center dan Gedung 3 SMP Muhammadiyah 15 Surabaya turut menandai pengembangan sarana pendidikan dan olahraga di lingkungan Muhammadiyah Kota Surabaya.
Muhammadiyah Sport Center diharapkan dapat menunjang aktivitas olahraga bagi pelajar dan masyarakat, sedangkan Gedung 3 menjadi fasilitas tambahan dalam mendukung proses pendidikan di SMP Muhammadiyah 15 Surabaya.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus refleksi perjalanan gerakan Muhammadiyah di Kota Surabaya.
Kehadiran jajaran pimpinan Muhammadiyah Jawa Timur, Abdul Mu’ti, serta ribuan warga Muhammadiyah memperkuat suasana kebersamaan dalam agenda pengembangan pendidikan, dakwah, dan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan berbagai amal usaha yang terus berkembang, PCM Kenjeran menunjukkan perjalanan panjang Muhammadiyah dalam membangun gerakan yang hadir di tengah masyarakat melalui berbagai bidang kehidupan. (M. Abel Fahrihansyah/Fikri)
