Surabaya, syiarmu.com – Dalam rangka menanamkan pemahaman keselamatan diri dan kemandirian sejak dini, KB Aisyiyah 05 dan TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 04 Surabaya menyelenggarakan kegiatan pembelajaran luar kelas (outing class) ke Markas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Pasar Turi, Surabaya pada Sabtu (3/10/2026).
Kegiatan observasi lapangan ini diselenggarakan sebagai bagian dari pengenalan awal sebelum memasuki topik pembelajaran “Menjaga Keselamatan Diri” dengan subtopik “Pemadam Kebakaran” yang akan dilaksanakan pada pekan berikutnya.
Untuk menjaga ketersampaian materi dan kenyamanan para siswa, pelaksanaan outing class dibagi menjadi dua gelombang:

Gelombang I (Sabtu, 3 Oktober 2026): Dikhususkan bagi kelompok bermain (KB) Al-Wadud dan seluruh siswa TK A
Gelombang II (Senin, 5 Oktober 2026): Diperuntukkan bagi kelompok bermain (KB) Al-Wahab serta seluruh siswa TK B
Selama kunjungan, anak-anak mendapatkan edukasi langsung dari petugas Damkar mengenai cakupan tugas pemadam kebakaran yang tidak hanya menjinakkan api, melainkan juga menangani penyelematan darurat (rescue), seperti evakuasi sarang tawon dan penanganan hewan liar di lingkungan permukiman seperti ular.


Siswa juga dikenalkan pada alat pelindung diri (APD) mulai dari baju tahan api, helm keselamatan, hingga sepatu bot serta diperkenalkan dengan unit armada mobil pemadam kebakaran beserta fungsi selang (hose) dan pompa air. Momen pembelajaran dikemas secara interaktif melalui simulasi pemadaman api tiruan menggunakan selang bertekanan tinggi, sesi bermain air dan mandi busa, hingga pengalaman mengelilingi area markas dengan mobil pemadam.
Usai sesi di markas Damkar, siswa tingkat TK ABA 04 melanjutkan rute edutrip ke Kompleks Monumen Tugu Pahlawan Surabaya untuk mengenalkan sejarah lokal, sementara siswa KB kembali ke lingkungan sekolah.

Kepala TK ABA 04 Surabaya, Lilik Tarwijah, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang secara terstruktur untuk membangun fondasi karakter anak didik sejak usia dini.
“Kegiatan outing class ini bukan sekadar agenda rekreasi, melainkan ruang pembiasaan untuk melatih kemandirian anak karena dilaksanakan tanpa pendampingan orang tua secara langsung. Selain itu, kegiatan ini bertujuan memupuk keberanian dan rasa percaya diri siswa, selaras dengan visi sekolah kami dalam mencetak karakter Entrepreneur Cilik yang tangguh dan tanggap lingkungan,” ujar Lilik Tarwijah.
Melalui sinergi antara edukasi teori dan pengalaman praktis ini, KB Aisyiyah 05 dan TK ABA 04 Surabaya berharap para siswa tidak hanya mendapatkan pengalaman belajar yang berkesan, tetapi juga memiliki kesadaran dasar akan keselamatan diri serta mitigasi risiko bahaya di sekitarnya. (Winda/Fikri)
