Surabaya, syiarmu.com – Bakat dan keberanian dapat tumbuh sejak usia dini melalui kesempatan belajar dan pengalaman baru. Hal ini ditunjukkan oleh Arsyila Nazaha Aulia Bilqis, siswi kelas 2 SD Muhammadiyah 21 Surabaya, yang terpilih sebagai finalis Seleksi Host KAUMA TVMu Jatim 1.
Arsyila merupakan siswi yang aktif mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah. Selain belajar di kelas, ia juga memiliki ketertarikan pada dunia komunikasi, khususnya berbicara di depan umum dan tampil di depan kamera.
Minat tersebut dikembangkan melalui kegiatan ekstrakurikuler Jurnalistik dan Konten Kreator. Melalui kegiatan ini, Arsyila berkesempatan melatih kreativitas, keberanian, serta rasa percaya dirinya dalam menyampaikan informasi dan menghasilkan konten positif.

Ketertarikannya terhadap dunia jurnalistik dan presenter cilik kemudian membawanya mengikuti Seleksi Host KAUMA TVMu Jatim 1. Terpilih sebagai finalis menjadi pencapaian yang membanggakan sekaligus pengalaman berharga untuk mengenal lebih dekat dunia penyiaran televisi.
Arsyila mengaku senang, bangga, dan bersyukur karena mendapatkan kesempatan mengikuti Seleksi Host KAUMA TVMu Jatim 1 hingga tahap final.
Melalui audisi tersebut, ia memperoleh pengalaman baru dalam melatih kemampuan berbicara, meningkatkan keberanian tampil di depan kamera, serta belajar menyampaikan informasi dengan baik dan percaya diri.

Bagi Arsyila, pengalaman ini juga memberikan pelajaran bahwa untuk meraih cita-cita diperlukan keberanian untuk mencoba, semangat untuk terus belajar, usaha, dan doa.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada TVMu Jatim 1 yang telah memberikan kesempatan untuk belajar dan mengembangkan bakatnya di bidang presenter cilik.
Ke depan, Arsyila berharap dapat terus mengembangkan kemampuannya menjadi presenter cilik yang percaya diri, ceria, santun, dan berani menyampaikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Ia juga berharap pengalaman mengikuti seleksi Host KAUMA TVMu Jatim 1 menjadi langkah awal untuk meraih cita-cita sekaligus menginspirasi teman-teman seusianya agar berani mencoba hal-hal baru dan tidak takut bermimpi.
Sebagai siswi SD Muhammadiyah 21 Surabaya, Arsyila berharap dapat tumbuh menjadi generasi muda Muhammadiyah yang berprestasi, berakhlak mulia, serta mampu memberikan manfaat bagi banyak orang.
Perjalanan Arsyila menunjukkan bahwa pengembangan bakat dapat dimulai dari lingkungan sekolah melalui kegiatan yang mendukung kreativitas dan keberanian. Dengan semangat belajar, dukungan lingkungan, serta kesempatan untuk mencoba, anak-anak dapat mengenali potensi dirinya dan mengembangkannya secara positif.
Melalui pengalaman ini, Arsyila menjadi salah satu contoh bahwa usia bukanlah penghalang untuk mulai berkarya, belajar berkomunikasi, dan membangun kepercayaan diri sejak dini. (Muha/Fikri)
