Surabaya, syiarmu.com – Menyemarakkan Tanwir Muhammadiyah 2026 di Palu, Sulawesi Tengah, Lazismu Jawa Timur memberangkatkan tim khusus dengan membawa misi berbagi 5.000 porsi bakso gratis. Program ini tidak hanya menyasar peserta Tanwir, tetapi juga masyarakat setempat melalui sejumlah kegiatan sosial dan keagamaan.
Dua staf bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Lazismu Jawa Timur, Muhammad Halim Rojab El-Karim dan Salman Isnason, diberangkatkan pada Sabtu (7/11/2026) dengan membawa satu unit mobil Hilux. Perjalanan menuju Palu ditempuh melalui jalur laut menggunakan kapal Dharma Lautan Utama (DLU), dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Pelabuhan Donggala, Sulawesi Tengah.
Tim dijadwalkan tiba pada 9 November 2026, beberapa hari sebelum pelaksanaan Tanwir Muhammadiyah yang berlangsung pada 13–15 November 2026.

Menariknya, distribusi 5.000 porsi bakso tersebut tidak hanya dipusatkan selama pelaksanaan Tanwir. Setibanya di Palu, tim akan mulai membagikan bakso gratis ke sejumlah lokasi, di antaranya Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Tengah, Panti Asuhan Aisyiyah, serta kegiatan tabligh akbar yang dijadwalkan dihadiri Prof. Abdul Mu’ti pada 12 November 2026.
Salah satu staf yang diberangkatkan, Salman Isnason, mengungkapkan bahwa perjalanan laut dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Pelabuhan Donggala menjadi pengalaman luar biasa bagi seluruh anggota tim.
Menurutnya, perjalanan tersebut bukan sekadar perpindahan antarpulau, melainkan momentum membangun kebersamaan dan semangat pengabdian dalam menjalankan misi pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Wakil Ketua IV Bidang Pendayagunaan dan Pendistribusian sekaligus Sekretaris Lazismu Jawa Timur periode 2022–2027, Adityo Yudono, menjelaskan bahwa program layanan bakso gratis merupakan bentuk kontribusi Lazismu Jatim dalam menyukseskan Sidang Tanwir Muhammadiyah 2026.
“Layanan bakso ini sebagai wujud peran serta Lazismu Jawa Timur guna menyukseskan kegiatan Sidang Tanwir Muhammadiyah tahun 2026 di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah,” ungkap Adityo.
Ia menegaskan, Lazismu Jawa Timur memiliki komitmen kuat untuk terus mendukung kegiatan syiar dan dakwah Persyarikatan Muhammadiyah, termasuk dalam agenda berskala nasional.
Menurutnya, komitmen tersebut juga diwujudkan melalui berbagai inovasi program, salah satunya pengembangan produk kurban kemasan RendangMu dan BaksoMu yang menjadi bagian dari kontribusi Lazismu dalam pelayanan dan pemberdayaan masyarakat.

“Sebagai pemrakarsa utama kurban kemasan dalam bentuk RendangMu dan BaksoMu, Lazismu Jawa Timur mempunyai komitmen kuat untuk terus memberikan dukungan kepada kegiatan syiar dakwah Persyarikatan Muhammadiyah, khususnya pada tingkat nasional,” jelasnya.
Adityo menambahkan, program ini dirancang agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas, tidak hanya oleh peserta Tanwir yang hadir dari berbagai daerah, tetapi juga masyarakat Kota Palu.
“Bakso gratis Lazismu Jatim tidak hanya dinikmati peserta Sidang Tanwir Muhammadiyah, tetapi masyarakat di Kota Palu juga bisa turut merasakan kenikmatan dan kehangatan khas Jawa Timur,” tambahnya.
Melalui program 5.000 porsi bakso gratis ini, Lazismu Jawa Timur ingin menghadirkan dakwah yang lebih dekat dengan masyarakat melalui aksi nyata. Kehadiran tim di Palu diharapkan menjadi bagian dari semangat kolaborasi, kepedulian sosial, dan syiar Muhammadiyah dalam menyukseskan Tanwir Muhammadiyah 2026. (Muha/Fikri)
