Pacet, syiarmu.com – Dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan profesionalisme pengelolaan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), Majelis Pelayanan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur mengadakan kegiatan Coaching Clinic Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Kesejahteraan Sosial (Kesos). Kegiatan ini berlangsung pada Kamis-Sabtu (29–31/5/2025) di Villa Wahyu, Pacet, Mojokerto.
Sebanyak 45 peserta dari berbagai LKSA di wilayah Jawa Timur mengikuti kegiatan ini. Mereka mendapatkan materi serta pendampingan intensif dari para narasumber yang berkompeten di bidangnya.

Materi yang disampaikan mencakup tata kelola asesmen kelembagaan LKSA dan studi kasus yang berorientasi pada perlindungan anak, manajemen marketing dan keuangan, dan penguatan jejaring lembaga serta strategi peningkatan kapasitas SDM secara berkelanjutan.
Ketua MPKS PWM Jawa Timur, Hudi Nur Wulan, dalam sambutan penutupnya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk memperkuat peran LKSA sebagai mitra strategis pemerintah dalam memberikan pelayanan optimal bagi anak-anak yang membutuhkan perlindungan dan pengasuhan alternatif.

“Dengan meningkatnya kapasitas SDM dan kerjasama tim diharapkan LKSA dapat menjalankan perannya secara lebih profesional dan akuntabel, serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan anak,” ungkapnya.
Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi interaktif, studi kasus, dan praktik penyusunan rencana kerja Jangka panjang kelembagaan. Rencana kerja tersebut akan menjadi panduan pengembangan masing-masing LKSA setelah kegiatan berakhir.

Di pengujung acara, para peserta menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dan berharap agar program serupa dapat dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari upaya pembinaan dan penguatan Lembaga Sosial.
“Alhamdulillah, semoga Ilmu yang diperoleh sangat bermanfaat dalam peningkatan kualitas dan kemajuan bersama,” ujar Luki Darmawan, Kepala LKSA Muhammadiyah RPM. (Luki/Fikri)
