Surabaya, syiarmu.com – Rangkaian acara classmeet di SMK Muhammadiyah 1 Surabaya (Mudisa) telah mencapai puncaknya. Selama tiga hari penuh (10-12 Desember 2025), Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) berhasil menyelenggarakan turnamen Mobile Legends (ML) yang tidak hanya menguji strategi, tetapi juga mental para peserta.
Turnamen ini diikuti oleh seluruh perwakilan kelas, baik kategori A (putra) maupun kategori B (putri), dengan format Best of 3 (BO3) Draft Pick yang ketat.
Kompetisi dimulai secara tertutup pada Day 1 (10/12) di dalam kelas, fokus pada babak penyisihan sistem gugur untuk menyaring tim terbaik. Suasana mulai memanas di Day 2 (11/12) saat babak semifinal berlangsung di area Teori Panjang lantai 2.

Puncak ketegangan terjadi pada Day 3 (12/12). Dua tim terbaik dari masing-masing kategori bertarung habis-habisan di babak Grand Final dengan mode Room Tour.
Turnamen ini menyisakan banyak cerita seru yang tak terlupakan. Momen paling menegangkan yang membuat satu ruangan heboh terjadi saat Grand Final berlangsung.
“Tim A sudah hampir mendapatkan Lord, tapi tiba-tiba jungler Tim B muncul dari semak-semak dan berhasil mencuri Lord menggunakan Retribution. Satu ruangan langsung teriak histeris, epic comeback banget!” cerita salah satu penonton yang masih shock.

Tidak hanya itu, drama emosional juga mewarnai area penonton. Beberapa siswa terlihat menangis tersedu-sedu saat tim dari kelas mereka harus menerima kekalahan pahit, menunjukkan betapa besar dukungan dan solidaritas antarkelas.
Di tengah ketegangan, suasana dicairkan oleh aksi heroik seorang siswa yang tiba-tiba menjadi komentator dadakan. Dengan kata-kata lucu dan jargon-jargon khas gaming yang random, aksinya sukses mengocok perut penonton dan peserta.
Setelah serangkaian pertandingan sengit dan penuh drama, panitia akhirnya menetapkan satu juara utama untuk setiap kategori, yang berhak menyandang gelar Juara Classmeet Mobile Legends tahun ini.
Turnamen ML kali ini sukses besar, membuktikan bahwa semangat kompetisi dan esports hidup subur di kalangan siswa SMK Muhammadiyah 1 Surabaya. (H.N Mukhbita/Fikri)
