Spemuga Kuatkan Kader, Gandeng Pimpinan yang Kober, Seger, Banter, dan Pinter

Pasuruan, syiarmu.com – Tepat pada Jumat (12/12/2025), pukul 12.00, dilaksanakan pembukaan LDKS dan Kemah HW Spemuga 2025 di tempat perkemahan Telogo Sewu, Pandaan. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 80 siswa kelas 7 dan kelas 8.

Pembukaan dipimpin langsung oleh Kepala SMP Muhammadiyah 3, Maria Elen. Ia mengatakan, “LDKS dan Kemah HW ini harus melahirkan kader HW yang progresif dan bermanfaat bagi umat.”

Pada LDKS tahun ini, para pematerinya berasal langsung dari jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tegalsari, Kota Surabaya. Setelah pembukaan, acara disambung dengan materi Keorganisasian oleh Arie Kurniawan, S.Sy. yang menjabat sebagai Sekretaris PCM Tegalsari.

Kalian siswa Spemuga adalah para kader persyarikatan, bangsa, dan negara. Harus siap menerima tongkat estafet kepemimpinan ke depannya,” ujarnya.

Senada dengan pesan tersebut, Arie yang saat ini juga aktif sebagai Wakil Sekretaris di Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jawa Timur menyampaikan, “Jika ingin mengetahui masa lalu, lihatlah apa yang kita terima saat ini. Jika ingin tanya masa depan, tanyakan apa yang kita kerjakan hari ini, sebab kita menuai dari apa yang kita tanam.”

Bagas Avicienna, selaku Sekretaris Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Tegalsari yang juga menjabat sebagai Sekretaris Bidang PD IPM Surabaya, berkesempatan menjadi pemateri. Ia membawakan materi kepemimpinan yang dikemas dalam Forum Group Discussion (FGD).

Bagas mengajarkan tentang pentingnya peran seorang pemimpin dalam mengambil keputusan. “Dari setiap kalian adalah khalifah fil ardh, yaitu pemimpin di muka bumi. Apa yang kalian pelajari di sekolah adalah bekal kalian dalam kehidupan yang akan datang,” tegasnya.

Pada hari kedua, Sofyan Affandy Yusuf, S.Kom. (Ketua PCM Tegalsari) melakukan kunjungan ke lokasi acara. Ia meninjau tenda para siswa dan mengaku sangat terkesan dengan kegiatan selama beberapa hari ini, mulai dari aktivitas memasak, lomba pionering, hingga lomba sandi.

Dalam materi Kemuhammadiyahan, Sofyan Affandy mengungkapkan bahwa Muhammadiyah di Tegalsari sangat unik. “Siswa SMP Muhammadiyah 3 harus bisa menjadi kader progresif untuk memakmurkan Muhammadiyah Tegalsari, maka dari itu Muhammadiyah itu juga besar dan sangat progresif,” ungkapnya.

Puncak kegiatan dari acara ini adalah api unggun dengan performance tiap kelompok siswa yang menampilkan seni, tari, dan drama. Penutupan dilakukan pada hari Ahad, 14 Desember 2025 dengan menetapkan peserta terbaik. Suasana tangis haru mewarnai momen tersebut saat Hiroshi dari kelas 7A terpilih menjadi salah satu peserta terbaik.

Dengan isak haru, Hiroshi mengungkapkan kekagumannya, “Saya sangat terkesan sekali. Baru merasakan di sekolah ini LDKS yang mengisi adalah para tokoh-tokoh penting Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tegalsari.”

Penutupan acara tersebut sekaligus dirangkai dengan pembagian sembako dari PDM Surabaya dalam rangka memperingati Milad Muhammadiyah ke-113 kepada para siswa yang membutuhkan bantuan. (Arie Kurniawan/Fikri)

Tinggalkan komentar