Sengit dan Penuh Drama, Lomba Cerdas Cermat Classmeeting SMP Muven Berlangsung Meriah

Surabaya, syiarmu.com – Halaman SMP Muhammadiyah 11 Surabaya (SMP Muven) berubah menjadi arena adu wawasan yang menegangkan pada Selasa (16/12/2025). Dalam rangka memeriahkan kegiatan classmeeting, sekolah menggelar Lomba Cerdas Cermat yang mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai kelas dalam kompetisi akademik yang bergengsi.

Rangkaian acara dimulai tepat pukul 07.00 dengan Technical Meeting (TM) antara dewan juri dan peserta untuk mematangkan pemahaman teknis lomba. Kompetisi kemudian bergulir mulai pukul 07.30 hingga 11.20.

Sebanyak 12 tim, yang masing-masing terdiri dari tiga siswa terbaik, turun ke halaman. Suasana berlangsung sangat seru dan kompetitif. Sorak-sorai penonton yang memadati halaman sekolah turut membakar semangat para peserta yang berusaha keras mengumpulkan poin demi poin.

Teknis dan aturan inovatif lomba kali ini dikonsep secara matang oleh tim yang terdiri dari Danny Vergian Putra Deva, S.Pd. (Ketua Panitia), Fikri Fachrudin, M.Pd. (Sekretaris Panitia), Muhammad Alim Maulana Azhari, S.Pd (perwakilan juri), dan Muhamad Fatkhi Romadhon, S.Pd (guru PJOK).

Kompetisi dibagi menjadi tiga tahap eliminasi: Penyisihan, Semifinal, dan Final. Tingkat kesulitan semakin terasa dengan adanya lima variasi babak yang menguji strategi tim.

Babak pertama adalah Jawab Soal Bergiliran (Khusus Penyisihan). Babak ini menguji ketenangan tim menjawab soal satu per satu. Babak kedua adalah Adu Cepat Menjawab. Pada babak ini siswa diuji kecepatan reaksi menekan bel dan menjawab soal secara tepat.

Babak ketiga adalah Back and Forward. Setiap tim menuliskan satu huruf, lalu tim yang bertanding adu cepat mengucapkan kata yang huruf depan dan belakangnya merupakan huruf yang tertulis tersebut.

Babak keempat adalah Boost Challenge. Babak ini memungkinkan sebuah tim mendapat perolehan poin besar. Babak kelima adalah Tebak Foto. Babak ini hanya terdapat di final dan menguji wawasan visual peserta tentang tokoh nasional maupun internasional.

Puncak ketegangan terjadi di babak final. Di hadapan dewan juri yang terdiri dari Waka Kurikulum Gita Syafira, M.Pd., Muhammad Alim Maulana Azhari, S.Pd., dan Joni Sasongko, S.E., para finalis menunjukkan performa luar biasa.

Sempat terjadi drama skor sama (draw) yang membuat suasana semakin seru. Ketepatan dan kecepatan menjadi kunci penentu, memaksa para peserta untuk tidak hanya cerdas, tetapi juga tangkas dalam mengambil keputusan di detik-detik terakhir.

Alim mengatakan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mengasah kecerdasan, kecermatan, dan ketangkasan berpikir peserta.

“Kerja sama tim juga menjadi nilai utama yang diuji. Lomba ini juga dapat menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air kepada seluruh siswa karena ada soal tentang Pancasila,” imbuhnya.

Acara berakhir sangat sukses dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh warga sekolah, memotivasi siswa untuk lebih giat belajar demi prestasi di masa depan. (Fikri)

Tinggalkan komentar