Lima Kiat Kembali ke Surga agar Tidak Tersesat

Surabaya, syiarmu.com – Suasana syahdu menyelimuti Masjid Al Islam Surabaya pada malam pertama bulan Maret. Dalam rangkaian kajian menjelang tarawih, Ahad (1/3/2026), Ustaz Salman Alfarisi BMR memberikan tausiah mendalam bertajuk “5 Kiat Kembali ke Rumah Kita yakni Surga”.

Di hadapan jemaah, beliau mengingatkan bahwa dunia hanyalah tempat persinggahan sementara, sedangkan rumah asli umat manusia adalah surga yang dulunya ditinggali oleh nenek moyang manusia, Nabi Adam AS.

Agar tidak “tersesat” dalam perjalanan pulang, Ustaz Salman merumuskan lima langkah strategis yang harus dipersiapkan setiap mukmin

  1. Perbaiki Niat sebagai Fondasi Utama

Pesan awal yang ditekankan adalah urgensi meluruskan niat. Ustaz Salman mengingatkan agar setiap amal ibadah, baik yang wajib maupun sunah, murni dilakukan hanya untuk mencari rida Allah SWT. Tanpa niat yang tulus, amal yang terlihat besar di mata manusia bisa jadi tidak bernilai apa pun di hadapan Sang Pencipta.

  1. Memperbanyak Syukur atas Segala Nikmat

Kiat kedua adalah memupuk rasa syukur. “Syukur adalah kunci keberkahan. Dengan mensyukuri nikmat yang diberikan, baik kecil maupun besar, Allah akan menambah nikmat tersebut dan melapangkan jalan kita menuju rida-Nya,” ungkap beliau. Syukur bukan hanya di lisan, melainkan tecermin dalam ketaatan menggunakan nikmat tersebut di jalan Allah.

  1. Berpegang Teguh pada Al-Qur’an dan Sunah

Agar selamat dalam perjalanan dunia dan akhirat, Ustaz Salman menegaskan bahwa Al-Qur’an dan sunah adalah “peta” yang tidak boleh ditinggalkan. Beliau menjelaskan bahwa barang siapa yang menjadikan keduanya sebagai kompas kehidupan, ia dijamin tidak akan tersesat dan akan sampai ke tujuan akhirnya, yaitu surga.

  1. Meneladani Baginda Rasulullah SAW

Langkah keempat adalah menjadikan Rasulullah SAW sebagai uswatun hasanah atau teladan terbaik. Mengikuti cara beliau beribadah, berinteraksi sosial, hingga kesabaran beliau dalam menghadapi ujian adalah jalur tercepat untuk meraih kecintaan Allah SWT.

  1. Merenungkan Surah Ali Imran Ayat 133-134

Sebagai penutup kajian, Ustaz Salman mengajak jemaah merenungkan Surah Ali Imran ayat 133-134. Ayat ini berisi perintah untuk bersegera menuju ampunan Allah dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi.

Dalam penjelasannya, beliau merinci karakter calon penghuni surga yang disebutkan dalam ayat tersebut, yaitu orang yang berinfak baik di waktu lapang maupun sempit, orang-orang yang mampu menahan amarahnya, dan orang-orang yang memaafkan kesalahan orang lain.

Kajian ini diakhiri dengan doa bersama, memohon agar seluruh jemaah diberikan kekuatan untuk istikamah menjalankan lima kiat tersebut hingga saatnya “pulang” ke rumah abadi nanti. (Wahid/Fikri)

Tinggalkan komentar