Surabaya, syiarmu.com – Mengusung semangat berbagi di bulan suci Ramadan, Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) bersama Pimpinan Cabang Nasyiatul ‘Aisyiyah (PCNA) Sambikerep menggelar aksi tebar takjil. Kegiatan ini berlangsung di kawasan Perumahan Perhutani, Sambikerep, Surabaya, pada Ahad (8/3/2026).
Para pemuda dan pemudi Muhammadiyah turun langsung ke jalan untuk membagikan paket takjil kepada pengguna jalan dan masyarakat sekitar menjelang waktu berbuka. Aksi sosial ini disambut antusias oleh warga yang melintas di lokasi.

Kegiatan tebar takjil ini merupakan puncak dari rangkaian Darul Arqam PCPM dan PCNA Sambikerep yang dimulai sejak pagi hari. Acara ditutup dengan buka puasa bersama yang dihadiri sekitar 80 peserta dari berbagai ranting di bawah naungan PCM Sambikerep, bahkan beberapa peserta dari luar wilayah Sambikerep.
Ketua PCPM Sambikerep, Arka Dewa, menyampaikan bahwa aksi ini adalah bentuk kepedulian nyata pemuda Muhammadiyah kepada masyarakat di bulan Ramadan yang penuh berkah.

“Melalui tebar takjil ini, kami ingin menumbuhkan semangat berbagi sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar,” ujar Arka.
Senada dengan itu, Ketua PCNA Sambikerep, Keysha, menyebutkan bahwa kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antar-kader. “Kami berharap aksi ini memperkuat kebersamaan sekaligus menjadi syiar kebaikan di bulan suci,” tambahnya.
Aksi berbagi ini merupakan implementasi materi yang diterima peserta selama Darul Arqam. Sejak pagi, para peserta telah dibekali nilai-nilai tauhid, kaderisasi, serta penguatan ideologi Muhammadiyah.
Para peserta kemudian mempraktikkan nilai hablum minallah dan hablum minannas di lapangan. Dengan begitu, ilmu yang diperoleh tidak hanya menjadi teori, tetapi mewujud dalam kepedulian sosial.

Pembina kegiatan, Ustadz Hilmi Hakim, mengapresiasi semangat para kader yang mampu memadukan pembinaan keilmuan dengan aksi nyata.
“Kader Muhammadiyah tidak hanya ditempa secara intelektual, tetapi juga dilatih untuk hadir memberi manfaat bagi lingkungan. Apa yang dilakukan hari ini menunjukkan nilai-nilai Islam yang inklusif,” tegas Ustadz Hilmi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat ukhuwah dan kepedulian sosial di kalangan warga Muhammadiyah dan masyarakat luas terus bertumbuh. (Henny Qurota’Ayun/Fikri)
