Keseruan Outing Class Siswa SD Muhlas di Baloga Perkuat Karakter dan Rasa Syukur

Batu, syiarmu.com – Kegiatan belajar di luar kelas atau outing class merupakan salah satu program yang dilaksanakan setiap jenjang di SD Muhammadiyah 11 Surabaya (Muhlas). Jenjang 4 SD Muhlas pada semester 2 tahun ajaran 2025-2026 melaksanakan outing class di Baloga (Batu Love Garden), Batu, Malang, pada Kamis (2/4/2026).

Pukul 06.00 siswa jenjang kelas 4 mulai berdatangan di sekolah untuk persiapan outing class. Mereka sangat bersemangat, antusias, dan terlihat bahagia. Semua siswa kelas 4 berbaris rapi di halaman sekolah untuk persiapan pemberangkatan.

Kepala Sekolah SD Muhlas Mursiah MPd menyampaikan 5 pesan untuk peserta outing class 4 SD Muhlas. Pertama, selalu siap dan semangat mengikuti kegiatan. “Anak-anakku, outing class ini adalah kesempatan belajar di luar kelas. Ikuti dengan semangat, rasa ingin tahu, dan kegembiraan,” ujarnya.

Kedua, tetap disiplin dan tanggung jawab. “Jaga kedisiplinan, patuhi arahan guru, dan bertanggung jawab atas diri sendiri serta kelompok,” ucapnya. Ketiga, tunjukkan akhlak dan sikap terpuji. “Tunjukkan akhlak terbaik sebagai siswa SD Muhlas, sopan santun, saling menghargai, dan menjaga nama baik sekolah,” tuturnya.

Keempat, jaga kebersamaan
“Nikmati kebersamaan dengan teman-teman. Saling membantu dan menjaga, karena kebersamaan adalah bagian terindah dari perjalanan ini. Kami doakan semoga perjalanan berjalan lancar, aman, dan membawa pengalaman berharga yang bermanfaat,” imbuhnya, menutup pesan kelima.

Koordinator jenjang (korjen) kelas 4 Fathanur Rosyid SPd menyampaikan bahwa kegiatan belajar di luar kelas (outing class) di Batu Love Garden (BALOGA) memberikan pengalaman konkret bagi siswa kelas 4 SD Muhlas untuk menghubungkan teori dengan realita alam.

Tujuan belajar didasarkan pada materi ipas keanekaragaman hayati, nonhayati, dan sumber daya alam. Tujuannya antara lain mengidentifikasi ragam hayati. Siswa mampu mengidentifikasi berbagai jenis flora (sumber daya hayati) yang ada di Baloga, mulai dari tanaman hias hingga tanaman pangan di zona hortikultura.

Tujuan kedua menganalisis komponen nonhayati. Siswa dapat menjelaskan peran unsur nonhayati (seperti jenis tanah, sumber air, dan sinar matahari) dalam mendukung kelangsungan hidup ekosistem di taman tersebut.

“Siswa memahami hubungan pemanfaatan sumber daya alam bagi kebutuhan manusia secara berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tumbuh rasa syukur (spiritual) terhadap Tuhan Yang Maha Esa atas kekayaan alam Indonesia, serta memiliki kepedulian sosial untuk menjaga kerukunan dalam interaksi di wilayah masyarakat,” tambahnya.

Di Baloga, kegiatan diawali dengan foto bersama tiap kelas, dilanjutkan outbond untuk menjalin kebersamaan, kekompakan, kedisiplinan, dan kerjasama antar teman. Siswa juga diajak keliling untuk edukasi tanaman hidroponik yang beraneka ragam. Di antaranya ada aneka cabe, tomat, selada, anggur, bawang merah, paprika,dan lainnya. Sistem penanamannya pun beraneka ragam, ada air mengalir, tetes atau infus, dan vertikultur.

Nina kelas 4 Al Qadir merasa senang dan bahagia dalam kegiatan outing class 4 di Baloga. “Saya berharap ke depannya jika melaksanakan outing class bisa dilaksanakan di tempat yang dingin dan banyak tanamannya seperti di Baloga karena menyenangkan,” pungkasnya.

Selain outbond dan edukasi tanaman hidroponik, siswa pun menikmati wahana wisata yang ada di Baloga. Mereka berenang sepuasnya dan ada yang bermain sepak bola untuk menyegarkan pikiran. (Endar/Fikri)

Tinggalkan komentar