Mendikdasmen Abdul Mu’ti Resmikan Gedung MBC sebagai Simbol Transformasi Pendidikan

Surabaya, syiarmu.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., meresmikan Gedung Muhlas Boarding Class (MBC) yang berlokasi di kawasan Jalan Dupak Bangunsari, Krembangan, Surabaya, pada Jumat (1/5/2026). Peresmian ini menandai babak baru bagi transformasi pendidikan berbasis karakter di Kota Pahlawan.

Acara yang dimulai tepat pukul 14.30 WIB tersebut dihadiri langsung oleh Walikota Surabaya, Dr. Eri Cahyadi, M.T., serta Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, Dr. M. Ridlwan, M.Pd. Kehadiran para tokoh penting ini disambut hangat oleh keluarga besar Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Krembangan.

Rangkaian acara dibuka secara apik oleh duo pembawa acara, H. Soedjono, M.Pd. dan Indah Machmudah Chumaidi. Suasana khidmat menyelimuti lokasi saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah berkumandang, disusul pembacaan ayat suci Al-Qur’an surat Ali Imron ayat 102-104 oleh Ketua PCPM Krembangan, Rayhan Mahardika.

Wakil Ketua PCM Krembangan, H. Sutikno, S.Sos., M.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran Mendikdasmen merupakan “suntikan energi” luar biasa bagi perjuangan dakwah di Krembangan. Ia memaparkan bahwa proyek MBC senilai Rp3,2 miliar ini adalah simbol nyata transformasi pendidikan.

Sutikno juga merinci berbagai kontribusi Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di wilayah tersebut, mulai dari SD Muhlas dengan Cambridge International Program (CIP), SMP Muven yang fokus pada kelas peminatan dan digitalisasi, hingga PAUD/TK dengan branding entrepreneur. Selain itu, ia menyoroti layanan kesehatan berbasis digital, program keberlanjutan pasca-penutupan lokalisasi oleh PCA, pengembangan Panti Asuhan, serta renovasi Masjid Al Mutaqien dan peran RPM dalam mencetak generasi jujur dan unggul.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, dalam acara tersebut juga dilakukan penyerahan dana infak dari siswa, guru, dan karyawan senilai Rp94 juta. Dana tersebut diserahkan langsung kepada Ketua Dikdasmen PP Muhammadiyah, Didik Suhardi, guna pengembangan kualitas pendidikan di Indonesia.

Walikota Surabaya, Eri Cahyadi, memberikan apresiasi setinggi langit atas peran Muhammadiyah. Ia menyebut Krembangan sebagai episentrum perputaran pendidikan di Surabaya karena semangat warganya yang luar biasa, bahkan hingga mewakafkan rumah untuk kepentingan pendidikan.

“Surabaya tidak akan bisa menjadi kota yang baik tanpa peran aktif warganya. Lambang Muhammadiyah telah ikut menerangi Surabaya. Saya berharap MBC bisa memberikan kebaikan luas, dan semoga kota ini semakin cerah dengan sinar Sang Surya,” ujar Eri dalam sambutannya.

Sementara itu, Mendikdasmen Prof. Abdul Mu’ti memberikan pujian atas kemandirian dan kekompakan PCM Krembangan. Ia menekankan bahwa Muhammadiyah harus terus memperkuat karakter inklusif dalam aspek agama, sosial, fisik, maupun intelektual, terutama untuk memperkuat pendidikan di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).

“Pendidikan model boarding sangat penting untuk membangun bangsa. Kami berharap dari sini, sekolah seperti SD Muhlas dan lainnya, dapat melahirkan generasi Ulul Albab, Ulul Abshar, Ulul Ilmi, dan Ulin Nuha —sosok ulama yang intelek,” tegas Abdul Mu’ti. Ia juga mengapresiasi dukungan penuh Walikota Surabaya terhadap pengembangan pendidikan di daerahnya.

Acara puncak ditandai dengan prosesi peresmian Gedung MBC dan peluncuran berbagai program unggulan, ditutup dengan pertukaran penyerahan sebagai simbol sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan organisasi kemasyarakatan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. (Fikri)

Tinggalkan komentar