Surabaya, syiarmu.com – SD Muhammadiyah 11 Surabaya (SD Muhlas) menggelar Rapat Kerja (Raker) Cambridge International Program (CIP) Tahun Pelajaran 2026/2027 pada Sabtu (20/6/2026) pukul 13.00–15.30 WIB di Hotel Arcadia, Jalan Rajawali, Surabaya. Kegiatan ini menjadi langkah strategis sekolah dalam mempersiapkan pelaksanaan program internasional yang lebih terarah, berkualitas, dan berdaya saing global.
Rapat kerja diikuti oleh 10 peserta yang terdiri atas Kepala Sekolah Ustadzah Mursiah, M.Pd., Wakil Kepala Sekolah Endarwati Choiriah, M.Pd.I., bidang Litbang Robica, M.Pd., bidang Kurikulum dan tim yang terdiri atas Tri Astutik, S.Pd., Ust. Fathanur Rosyid, S.Pd., Ryas Baitijannah, S.Pd., Ira Ratnasari, S.Pd., Naufa, S.Pd., wali kelas CIP Ustadzah Yuli Indrawati, S.Pd., serta bendahara Ustadzah Fitri Yuliana Djohar, S.E.
Dalam sambutannya, Kepala SD Muhammadiyah 11 Surabaya menyampaikan bahwa Cambridge International Program bukan sekadar program penguatan bahasa Inggris, tetapi merupakan ikhtiar menghadirkan pendidikan yang berkualitas, berwawasan global, dan tetap berakar kuat pada nilai-nilai Islam, karakter kebangsaan, serta budaya Indonesia. Program ini diharapkan mampu mencetak generasi muslim yang unggul dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Beliau juga menyampaikan rasa syukur atas capaian pelaksanaan CIP pada tahun pertama.
“Alhamdulillah, atas pertolongan Allah Swt. dan dukungan tim yang solid, aktif, produktif, serta dinamis, program kelas CIP Primary 1 dapat berjalan dengan kondusif dan menghasilkan capaian nilai yang memuaskan.
Hal ini menjadi modal penting untuk terus mengembangkan program pada tahun pelajaran 2026/2027,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kepala Sekolah mengajak seluruh tim untuk menyamakan visi, memperkuat kolaborasi, dan menyusun langkah-langkah strategis sebagai pedoman pelaksanaan CIP ke depan.

Menurutnya, keberhasilan sebuah program tidak ditentukan oleh individu semata, melainkan oleh sinergi, komitmen, dan kerja sama seluruh unsur yang terlibat dalam menjalankan program secara berkelanjutan.
Beberapa agenda penting yang dibahas dalam rapat kerja meliputi penguatan kurikulum, penerapan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik (student-centered learning), pengembangan keterampilan abad ke-21 (4C), pembiasaan penggunaan bahasa Inggris secara komunikatif, penguatan karakter Islami, serta peningkatan kemitraan dengan orang tua sebagai mitra utama pendidikan.

Melalui kegiatan ini, SD Muhlas semakin memantapkan langkah untuk menghadirkan Cambridge International Program yang inovatif, berkualitas, dan berdaya saing global.
Dengan semangat kebersamaan, seluruh tim berkomitmen menjadikan CIP sebagai ruang tumbuh yang menyenangkan, inspiratif, dan bermakna bagi peserta didik, sehingga mampu melahirkan generasi muslim yang berakhlak mulia, berprestasi, berwawasan global, serta peduli terhadap lingkungan.
“Cambridge International Program bukan sekadar membentuk siswa yang mahir berbahasa Inggris, tetapi membentuk generasi muslim yang berakhlak mulia, berprestasi, berwawasan global, dan tetap berakar kuat pada nilai-nilai keislaman, kebangsaan, serta kepedulian terhadap lingkungan.”
Mursiah, M.Pd. (Mursiah/Fikri)
