Surabaya, syiarmu.com – Kegiatan Tasmi’ kelompok TK A dilaksanakan pada Sabtu (22/8/2026) pukul 07.00–10.00. Kegiatan ini menjadi salah satu bagian dari program pembelajaran Al-Qur’an di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 04 Surabaya yang melibatkan anak-anak dan pendampingan orang tua.
Kegiatan Tasmi’ dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama berlangsung pukul 07.00–08.30 untuk anak Sholihah, sedangkan sesi kedua pukul 08.30–10.00 untuk anak Sholih. Dalam kegiatan tersebut, anak-anak menyetorkan bacaan hafalan Al-Qur’an Surat An-Naba’ ayat 1–14.
Tasmi’ dilaksanakan dalam empat kelompok pembelajaran, yaitu Kelas Bahan Alam Kelompok An Nuur bersama Ustadzah Putri, Kelas KB Kelompok Wahid bersama Ustadzah Sita, Kelas IT Kelompok Al Haaq bersama Ustadz Maskan, serta Kelas Peran Kelompok Al Awwal bersama Ustadzah Ani.

Kegiatan Tasmi’ tidak berdiri sendiri, tetapi merupakan bagian dari program Tahfidz yang menjadi salah satu program andalan TK Aisyiyah Bustanul Athfal 04. Program Tahfidz dilaksanakan secara rutin tiga hari dalam satu minggu sebelum kegiatan pembelajaran dimulai.
Melalui pembiasaan tersebut, anak-anak dikenalkan dengan Al-Qur’an secara bertahap sesuai dengan usia dan kemampuan mereka. Hafalan dilakukan secara rutin agar anak terbiasa mendengarkan, membaca, mengulang, dan menghafalkan ayat-ayat Al-Qur’an dalam suasana yang menyenangkan.
Sebagai bentuk pemantauan perkembangan hafalan, sekolah juga mengadakan kegiatan Tasmi’ setiap dua bulan sekali. Kegiatan ini menjadi sarana untuk mengetahui sejauh mana perkembangan kemampuan hafalan dan bacaan Al-Qur’an anak sekaligus memberikan gambaran kepada orang tua mengenai perkembangan anak selama mengikuti program Tahfidz.


Tujuan Tasmi’ untuk anak usia dini bukan semata-mata agar anak mampu menghafalkan ayat Al-Qur’an. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bagian dari proses mengenalkan bacaan Al-Qur’an, membangun kebiasaan berinteraksi dengan Al-Qur’an, hingga menumbuhkan rasa cinta terhadap Al-Qur’an sejak usia dini.
Sekolah berharap hafalan yang diperoleh anak tidak hanya tersimpan dalam ingatan, tetapi juga dapat menjadi dasar dalam membentuk perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an diharapkan perlahan dapat dikenalkan dan diterapkan melalui pembiasaan anak di sekolah maupun di rumah.
Pelaksanaan Tasmi’ juga didampingi oleh orang tua. Kehadiran orang tua bertujuan agar mereka dapat melihat secara langsung perkembangan hafalan dan kemampuan bacaan Al-Qur’an anak.

Kepala TK Aisyiyah Bustanul Athfal 04, Lilik Tarwijah, S.Pd, menyampaikan bahwa keterlibatan orang tua sangat penting dalam keberlanjutan program Tahfidz.
“Melalui kegiatan Tasmi’ yang didampingi orang tua, orang tua dapat mengetahui perkembangan hafalan anak. Kami berharap orang tua juga terus memberikan support dengan menuntun dan mendampingi hafalan anak di rumah,” tuturnya.
Dengan adanya program Tahfidz yang dilaksanakan secara rutin dan Tasmi’ setiap dua bulan sekali, sekolah berupaya membangun pembiasaan Al-Qur’an sejak dini secara konsisten. Diharapkan anak-anak tidak hanya sekadar menghafal Al-Qur’an, tetapi juga mengenal, terbiasa, mencintai, serta menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai dasar dalam perilaku keseharian. (Winda/Fikri)
