Surabaya, syiarmu.com – Perwakilan dari kader IPM keliling setiap kelas mulai dari kelas 10, 11, 12 untuk menggalang dana untuk yang terjadi di NTT, kepada setiap anak. Penggalangan dana dilakukan selama 3 hari yaitu, pada hari Jum’at (21/9/2026), Rabu (26/9/2026), dan Jum’at (28/9/2026).
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT), Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) bersama KLL SMK Muhammadiyah 1 Surabaya (Mudisa) menggelar penggalangan dana donasi bagi masyarakat yang di NTT.
Penggalangan dana tersebut dilakukan di lingkungan SMK Muhammadiyah 1 Surabaya, yaitu keliling di ruang kelas setiap jurusan kegiatan ini sebagai wujud kepedulian dan solidaritas antarsesama. Dari hasil penggalangan dana yang dilakukan, terkumpul donasi sebesar Rp1.310.000.


Dana yang telah terkumpul kemudian disetorkan kepada Lazismu Surabaya pada Selasa (1/9/2026) setelah kegiatan pembelajaran selesai. Penyerahan donasi dilakukan sekitar pukul 14.30 WIB di kantor Lazismu yang beralamat di Jl. Achmad Jaiz No. 34, A1, Peneleh, Kecamatan Genteng, Surabaya.
Dalam kegiatan tersebut, PR IPM SMK Muhammadiyah 1 Surabaya diwakili oleh dua kader IPM menyerahkan hasil donasi secara langsung kepada pihak Lazismu.
Pihak Lazismu menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan partisipasi PR IPM serta KLL SMK Muhammadiyah 1 Surabaya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Kami mengapresiasi kepedulian dan semangat para pelajar SMK Muhammadiyah 1 Surabaya yang telah ikut berkontribusi dalam penggalangan dana untuk saudara-saudara kita yang ada di NTT. Semoga donasi ini dapat memberikan manfaat dan menjadi amal kebaikan bagi seluruh pihak yang telah berpartisipasi,” ujarnya.

Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi tersebut, pihak Lazismu juga memberikan sertifikat penghargaan kepada PR IPM SMK Muhammadiyah 1 Surabaya atas partisipasinya dalam kegiatan penggalangan dana.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana bagi para pelajar untuk menumbuhkan rasa kepedulian sosial, solidaritas, serta semangat berbagi kepada sesama, khususnya kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
Melalui aksi sederhana ini, PR IPM dan KLL SMK Muhammadiyah 1 Surabaya menunjukkan bahwa kepedulian dapat dimulai dari lingkungan sekolah dan diwujudkan melalui aksi nyata. (Dyah Ayu L./Fikri)
