Masjid Baitul Fadli Gelar Kajian Subuh Bersama Kadisbintal TNI AL, Umumkan Pemenang Umrah dan Luncurkan Program Periode II

Surabaya, syiarmu.com – Masjid Baitul Fadli (MBF), Gunung Anyar, Surabaya, menggelar Kajian Subuh dengan menghadirkan Laksamana Pertama TNI H. Harun Arrasyid, S.Ag., M.A., M.Tr.Hanla., M.M., Kepala Dinas Pembinaan Mental TNI Angkatan Laut (Kadisbintal TNI AL), Rabu (23/9/2026).

Mengangkat tema “Meneladani Akhlaq Rasulullah SAW: Pondasi Utama Peradaban Islam”, kajian tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat memakmurkan masjid sekaligus mempererat ukhuwah dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Kegiatan yang diselenggarakan Masjid Baitul Fadli bersama Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gununganyar Surabaya tersebut juga dirangkaikan dengan pengumuman pemenang program “Ada Apa dengan Cinta Masjid Baitul Fadli” serta peluncuran Program Sholat Berjamaah Berhadiah Umrah Periode II.

Kadisbintal TNI AL Berbagi Pesan tentang Akhlaq Rasulullah
Ketua PCM Gununganyar Surabaya, Khusnul Hadi, menyampaikan apresiasi kepada Laksamana Pertama TNI H. Harun Arrasyid yang berkenan hadir dan memberikan kajian kepada jamaah Masjid Baitul Fadli di sela-sela agenda dinasnya di Surabaya.

“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Laksamana Pertama TNI H. Harun Arrasyid yang telah berkenan hadir dan berbagi ilmu bersama jamaah Masjid Baitul Fadli. Semoga kajian ini memberikan manfaat dan menjadi penguat semangat kita dalam meneladani akhlaq Rasulullah SAW,” ujar Khusnul Hadi.

Kehadiran Laksamana Pertama TNI H. Harun Arrasyid turut menambah deretan tokoh yang pernah hadir dalam berbagai kegiatan di Masjid Baitul Fadli, mulai dari tokoh nasional, ulama, intelektual, praktisi hingga penggerak kemakmuran masjid.

Beberapa di antaranya adalah Ustadz Fadlan Garamatan, Prof. Dr. K.H. Din Syamsuddin, M.A., KH Kusnadi Ikhwani, KH Nurbani Yusuf, Coach Dr. Fahmi, Coach Abi Darwis, dan Ustadz Arief Abu Syamil, serta sejumlah tokoh dan penggerak masyarakat lainnya.

Bagi jamaah Masjid Baitul Fadli, kegiatan tersebut memiliki makna khusus. Pengurus masjid mengumumkan Ibu Popy Ramona, warga Gunung Anyar Tambak IV, sebagai penerima hadiah utama berupa perjalanan ibadah umrah dalam Program “Ada Apa dengan Cinta Masjid Baitul Fadli” Periode I.

Program tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada jamaah yang mengikuti rangkaian program dan secara konsisten melaksanakan sholat berjamaah di Masjid Baitul Fadli selama masa pengumpulan kupon.

Penyerahan simbolis hadiah umrah dilakukan oleh Ketua Takmir Masjid Baitul Fadli Ezif M. Fahmi Wasian, CEO PT Multi Power Abadi Mario Mariyadi, S.T., M.M., dan Ustadz Muhammad Iltizam Amrullah, serta disaksikan oleh Laksamana Pertama TNI H. Harun Arrasyid.

Program tersebut tidak hanya diarahkan sebagai pemberian hadiah, tetapi menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk membangun kebiasaan sholat berjamaah, mempererat ukhuwah, dan meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam memakmurkan masjid.

Semangat tersebut berlanjut dengan peluncuran Program Sholat Berjamaah Berhadiah Umrah Periode II.

Pada kesempatan tersebut, Laksamana Pertama TNI H. Harun Arrasyid turut meluncurkan program secara simbolis dengan mengisi kupon di hadapan jamaah setelah kajian Subuh.

Program ini terbuka bagi jamaah dewasa yang memiliki KTP dan menunaikan sholat rawatib secara berjamaah di Masjid Baitul Fadli. Setiap kehadiran yang memenuhi ketentuan program akan mendapatkan kupon yang selanjutnya menjadi bagian dari mekanisme pengundian hadiah utama berupa perjalanan ibadah umrah.

Hadiah umrah tidak dapat diuangkan maupun dipindahtangankan, kecuali kepada orang tua kandung pemenang sesuai dengan ketentuan program.

Melalui program tersebut, Masjid Baitul Fadli berharap semakin banyak jamaah yang menjadikan sholat berjamaah sebagai bagian dari kebiasaan dan kehidupan sehari-hari, bukan sekadar mengikuti sebuah program.

Program hadiah umrah ini terselenggara melalui sinergi Masjid Baitul Fadli, PT Multi Power Abadi (MPA), PT Aku Bisa Cepat Sukses (ABCS Corp), dan Abdullah Wasi’an Foundation (AWF).

Ketua Takmir Masjid Baitul Fadli, Ezif M. Fahmi Wasian, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jamaah, mitra, sponsor, dan pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya program tersebut.

Ia berharap program ini tidak berhenti pada pemberian hadiah, tetapi mampu mendorong semakin banyak jamaah untuk istiqomah hadir dan sholat berjamaah di masjid.

“Harapannya, program ini bukan hanya menghadirkan satu orang yang mendapatkan hadiah umrah, tetapi melahirkan sebanyak mungkin jamaah yang semakin istiqomah memakmurkan masjid,” ujarnya.

Sementara itu, Mario Mariyadi, S.T., M.M., CEO PT Multi Power Abadi, mengatakan dukungan terhadap program sosial-keagamaan merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Bagi kami, kontribusi perusahaan bukan hanya tentang menjalankan kegiatan bisnis, tetapi juga bagaimana keberadaan perusahaan dapat memberikan manfaat dan dampak positif bagi masyarakat. Kami berharap program ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk memakmurkan masjid dan membangun kebiasaan baik melalui sholat berjamaah,” ujar Mario Mariyadi.

Perwakilan manajemen PT Aku Bisa Cepat Sukses (ABCS Corp), Ustadz Muhammad Iltizam Amrullah, turut menyampaikan harapan agar pada periode kedua semakin banyak jamaah yang mengambil bagian dalam memakmurkan Masjid Baitul Fadli.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama dan sarapan yang disiapkan panitia bagi jamaah yang hadir.

Masjid Baitul Fadli merupakan masjid binaan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Gununganyar Surabaya yang berlokasi di Jl. Gunung Anyar Tambak IV Gang Pisang, Surabaya.

Berdiri di atas tanah wakaf seluas 180 meter persegi, Masjid Baitul Fadli terus dikembangkan sebagai pusat ibadah, pendidikan, dakwah, silaturahmi, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Sejumlah kegiatan yang rutin dilaksanakan antara lain sarapan gratis bagi jamaah Sholat Syuruq, Jumat Berkah, Kajian Ahad Subuh, bekam gratis, pemeriksaan mata gratis, khitan massal, pembagian sembako dan sayur gratis, berbagai kegiatan Ramadhan, pembagian zakat fitrah dan hewan qurban, serta kegiatan sholat berjamaah di lingkungan sekitar.

Nama “Baitul Fadli” diambil dari nama Fadly Satrianto, putra Surabaya yang merupakan first officer/kru NAM Air dan menjadi salah satu korban tragedi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 pada 9 Januari 2021. Keluarga almarhum turut memberikan bantuan untuk pembangunan lantai pertama masjid.

Penyematan nama tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada almarhum sekaligus doa agar masjid terus menjadi sumber kebaikan dan manfaat bagi umat.

PT Multi Power Abadi (MPA) merupakan perusahaan General Contractor & Interior Design yang berkantor pusat di Surabaya dan melayani proyek di berbagai wilayah Indonesia.

MPA memiliki layanan design & build arsitektur-interior, renovasi dan konstruksi gedung, pekerjaan bangunan baja, pekerjaan sipil-mekanikal-elektrikal-plumbing (CMEP), serta furniture custom melalui Crafture by MPA.

Dengan tagline “Build With Purpose”, MPA berkomitmen menghadirkan karya pembangunan yang mengedepankan fungsi, kualitas, dan nilai manfaat bagi masyarakat.

MPA telah menangani berbagai proyek untuk klien nasional, antara lain Telkomsel/Telkom Group, Kimia Farma Apotek, PLN, IDX, PELNI Services, Bank Syariah Indonesia, Bank Mandiri Taspen, Kosmesia, TOTO, serta berbagai institusi pemerintah dan swasta di Indonesia.

PT Aku Bisa Cepat Sukses (ABCS Corp) merupakan perusahaan berbadan hukum Perseroan Terbatas yang berkedudukan di Surabaya, Jawa Timur, dengan kantor operasional di Graha ABCS Pandugo, Penjaringansari.
ABCS Corp antara lain bergerak dalam layanan perjalanan wisata rohani, termasuk program perjalanan umrah dan haji.

Abdullah Wasi’an Foundation (AWF) merupakan lembaga sosial berbadan hukum yayasan yang bergerak di bidang kajian, pendidikan, dan penelitian, khususnya terkait studi agama-agama.

Nama Abdullah Wasi’an diabadikan sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum Abdullah Wasi’an, tokoh yang mendedikasikan kiprahnya dalam bidang tersebut.

Kajian Subuh Masjid Baitul Fadli pada 23 September 2026 ditutup dengan doa bersama, foto bersama, dan sarapan bersama jamaah.

Lebih dari sekadar agenda kajian, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk menghidupkan masjid, memperkuat ukhuwah, meningkatkan kualitas ibadah, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui semangat “Masjidku, Solusiku”, Masjid Baitul Fadli bersama PCM Gununganyar, para mitra, sponsor, dan jamaah berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang mendekatkan masyarakat kepada masjid serta menjadikan masjid sebagai pusat solusi dan sumber kebaikan bagi umat. (Humas Masjid Baitul Fadli/Fikri)

Tinggalkan komentar