Surabaya, syiarmu.com – Pembelajaran bermakna dan menyenangkan kembali dihadirkan TK Aisyiyah Bustanul Athfal 04 Surabaya. Melalui topik Aku Hamba Allah dengan sub topik Menjaga Kebersihan, sekolah yang dikenal dengan branding Sekolah Entrepreneur Cilik ini menggelar pembelajaran model sentra selama sepekan, pada 15-23 September 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan di seluruh area belajar TK Aisyiyah 04 Surabaya dengan menerapkan 7 sentra unggulan: Sentra Balok, Persiapan, Sains, IT, Seni Kreativitas, Bahan Alam, dan Main Peran. Seluruh anak kelompok A dan B mengikuti pembelajaran secara bergiliran sesuai jadwal sentra.
Puncak keseruan terjadi di Sentra Main Peran. Anak-anak Kelompok B bertransformasi menjadi Detektif Kuman dalam sebuah drama sosial mini yang penuh antusias.

Dengan spot bermain yang didesain mirip lingkungan nyata, anak-anak memerankan profesi secara nyata:
- Kader Surabaya Hebat (KSH)
- Detektif Cilik – pemburu sumber kuman
- Dokter Cilik di Puskesmas
- Pak RW dan Pak RT di Balai RW
- Warga Kampung di Rumah Warga dan Kamar Mandi Bersih
Empat spot utama telah disiapkan yakni Rumah Warga, Puskesmas, Balai RW, dan Kamar Mandi Bersih. Dengan kostum sederhana dan properti yang dibuat guru, anak-anak berdialog, bernegosiasi, dan memecahkan masalah bagaimana membuat kampungnya bersih dan sehat.


“Semua anak memainkan peran, tidak ada yang jadi penonton. Mereka sangat antusias menjadi KSH yang mengajak warga cuci tangan dan menjadi dokter yang memeriksa warga yang batuk,” ujar Reni guru sentra main peran
Bermain peran bukan sekadar main-main. Dalam dunia anak usia dini, metode sosiodrama ini menjadi fondasi perkembangan penting:
- Bahasa dan Komunikasi: Melatih komunikasi dua arah, keberanian bicara di depan umum.
- Sosial Emosional: Belajar empati, kerjasama kelompok, dan memecahkan konflik peran.
- Kognitif: Memahami sebab-akibat, jika tidak bersih maka sakit.
- Nilai Keagamaan: Menanamkan bahwa menjaga kebersihan adalah bagian dari wujud syukur sebagai hamba Allah.
Kepala TK Aisyiyah 04 Surabaya, Lilik Tarwijah,S.Pd, menegaskan bahwa kegiatan ini selaras dengan brand sekolah.

“TK Aisyiyah 04 adalah sekolah entrepreneur cilik. Maka kami perlu melatih dan membimbing anak-anak untuk memiliki keterampilan khusus yaitu komunikasi 2 arah, kerjasama kelompok, sosiodrama, mampu bermain peran, hingga menyusun bersama sebuah drama kecil antara guru dan anak. Sentra main peran adalah media terbaik untuk mengembangkan kemampuan tersebut,” jelasnya.
Lebih lanjut, Lilik Tarwijah menambahkan, “Sentra main peran adalah studio mini anak-anak melatih keberanian dan komunikasi. Semoga anak-anak selalu merasa memiliki pengalaman menyenangkan di sentra main peran.”
Melalui model pembelajaran sentra yang menyenangkan dan memberikan pengalaman langsung ini, TK Aisyiyah 04 Surabaya berharap dapat terus menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara karakter, bersih, sehat, dan berjiwa entrepreneur sejak dini.
Semoga TK Aisyiyah 04 Surabaya senantiasa menjadi taman bermain dan belajar yang membahagiakan untuk anak usia dini. (Winda/Fikri)
