Surabaya, syiarmu.com – Ratusan Anak PAUD tersenyum dan bahagia mewarnai ajang Open House dan Trial Class yang diselenggarakan oleh SD Muhammadiyah 4 (SD Mudipat) Surabaya di Jalan Pucang Anom No. 93 Surabaya, Sabtu (26/9/2026). Dalam ajang berkategori usia dini tersebut, TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 04 Surabaya sukses mencuri perhatian dengan memborong berbagai juara.
Kegiatan yang berlangsung meriah mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB ini mengusung tema “Bermain dan Belajar dengan Gembira”. Berbagai cabang perlombaan digelar untuk mengasah bakat, keberanian, serta motorik anak-anak usia dini dari berbagai TK.

Prestasi gemilang pertama diraih oleh tim Kids Warrior TK Aisyiyah 04 Surabaya yang berhasil menyabet Juara 1. Tim tangguh yang terdiri dari Zafran Ghazzal Manaf, Muhammad Reynand Elvern Albian, Zavier El Taqi Abidzar, Ramzan Al Kadyrov, dan Falah Putra Santoso tampil kompak dan lincah dalam menyelesaikan setiap rintangan.
Tak kalah memukau, tim tari kreasi TK Aisyiyah 04 Surabaya juga berhasil meraih Juara 1. Gerakan indah dan harmonis ditunjukkan oleh para penari cilik, yakni Aquila An Najwa Aly, Alysa Hanania Nur Yasmin, Clarinta Yura Lethesia, Salwa Aadhisri Maheswari, Rayya Al Adibah, Syarifah Ambami Sya’bana, dan Aisyah Putri Azkiyah.


Sementara itu, pada cabang Lomba Mewarnai Bersama Mama, kehangatan kerja sama antara ibu dan anak membuahkan hasil manis. Ananda Muhammad Bazyli Zahid Zuhayr berhasil membawa pulang piala sebagai Juara Harapan 3.
Kepala TK Aisyiyah 04 Surabaya, Lilik Tarwijah, S.Pd., menyampaikan apresiasi yang mendalam atas perjuangan seluruh anak didik, para orang tua, dan jajaran pendidik.
“Alhamdulillah, terima kasih banyak untuk Mama yang sudah mendukung Ananda dan juga Bunda Guru yang telah mendampingi Ananda dari proses latihan hingga hari perlombaan tiba,” ungkap Lilik.

Lilik juga memberikan dorongan motivasi khusus bagi para siswa yang belum berkesempatan membawa pulang piala pada ajang kali ini. Menurutnya, keberanian untuk tampil di depan umum sudah merupakan pencapaian luar biasa.
“Untuk Ananda semua yang sudah berani mengikuti lomba hari ini, kalian semua adalah pemenangnya karena sudah berani mencoba,” tuturnya penuh bangga.
Ia menegaskan bahwa keikutsertaan dalam sebuah kompetisi sejatinya bukan sekadar mencari siapa piala terbanyak atau siapa pemenangnya. Lebih dari itu, lomba menjadi wadah penting untuk melatih mentalitas, karakter, dan mental pantang menyerah anak-anak sebagai bekal berharga bagi masa depan mereka. (Winda/Fikri)
