Surabaya, syiarmu.com – Pengelola Panti Asuhan Muhammadiyah KH. Achmad Dahlan mengikuti pelatihan pembuatan website berbasis Google Sites yang diselenggarakan oleh mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA), pada Selasa (13/10/2026).
Kegiatan ini berlangsung di aula Panti Asuhan Muhammadiyah KH. Achmad Dahlan sebagai upaya meningkatkan pemanfaatan teknologi digital dalam dokumentasi dan publikasi potensi anak-anak panti.
Pelatihan ini merupakan bagian dari rangkaian Projek Kepemimpinan bertajuk “Aku Bisa, Aku Berani” yang telah dilaksanakan sebelumnya. Program tersebut berfokus pada pengembangan potensi dan penciptaan karya kreatif sebagai upaya meningkatkan kepercayaan diri anak-anak panti.

Melalui kegiatan ini, tim Projek Kepemimpinan memberikan pendampingan kepada pengelola panti dalam memanfaatkan Google Sites sebagai media dokumentasi dan publikasi digital. Pendampingan ini diharapkan dapat membantu pihak panti mengelola informasi secara lebih terstruktur sekaligus memperkenalkan potensi, kreativitas, dan pencapaian anak-anak kepada masyarakat luas.
Website yang dikembangkan dirancang sebagai wadah digital untuk mendokumentasikan berbagai potensi dan karya anak-anak panti. Selain menjadi media publikasi, website ini diharapkan dapat mendukung upaya pengembangan diri anak-anak dengan memberikan ruang bagi mereka untuk mengekspresikan kreativitas, menunjukkan kemampuan, dan memperoleh apresiasi dari masyarakat.


Ketua kelompok PPG UMSURA, Shofa Qolbiyatun Nurul Latifah, menjelaskan bahwa pemilihan Google Sites didasarkan pada kemudahan penggunaannya untuk menyajikan berbagai informasi dan dokumentasi secara sistematis.
“Platform ini kami pilih karena dapat digunakan untuk mengemas berbagai informasi, potensi, karya, dan pencapaian anak-anak secara ringkas, terstruktur, serta mudah diakses. Dengan adanya media digital tersebut, pihak panti diharapkan memiliki sarana yang dapat digunakan untuk mendokumentasikan perkembangan dan potensi setiap anak secara berkelanjutan,” ungkap Shofa.
Ia juga berharap pemanfaatan Google Sites dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara panti asuhan, mahasiswa, masyarakat, dan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan potensi anak.
“Ke depannya, Google Sites ini diharapkan dapat menjadi jembatan kolaborasi antara PAM KH. Achmad Dahlan, mahasiswa, masyarakat, dan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan potensi anak,” tambahnya.
Sementara itu, pengelola Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), Fitriyani Muttaqin, menyambut kegiatan pelatihan tersebut dengan antusias. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada mahasiswa PPG UMSURA atas pendampingan yang diberikan, terutama karena pemanfaatan website sebagai media publikasi digital merupakan pengalaman baru bagi pihak panti.

“Kami sangat antusias dan berterima kasih kepada mahasiswa PPG UMSURA atas pelatihan dan pendampingan yang diberikan. Bagi kami, ini merupakan hal baru yang sangat bermanfaat. Website ini dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan panti asuhan kepada masyarakat luas sekaligus menjadi media promosi yang mengikuti perkembangan zaman. Kami berharap media digital ini dapat membantu masyarakat mengenal lebih dekat kegiatan, potensi, dan karya anak-anak panti,” ujar Fitriyani.
Pelatihan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendorong adaptasi teknologi digital di lingkungan panti asuhan. Melalui pengenalan dan pendampingan penggunaan Google Sites, pengelola panti diharapkan mampu memanfaatkan teknologi secara mandiri untuk mendokumentasikan kegiatan, memperkenalkan program, serta memublikasikan potensi dan prestasi anak-anak secara berkelanjutan.
Melalui Projek Kepemimpinan “Aku Bisa, Aku Berani”, mahasiswa PPG UMSURA tidak hanya berupaya mendukung pengembangan potensi anak-anak panti, tetapi juga mendorong penguatan kapasitas pengelola dalam memanfaatkan teknologi digital. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi Panti Asuhan Muhammadiyah KH. Achmad Dahlan serta memperluas dukungan masyarakat terhadap tumbuh kembang dan masa depan anak-anak panti. (Kiyadah/Fikri)
