Surabaya, syiarmu.com – Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Krembangan menggelar aksi sosial dengan membagikan bingkisan kepada para pejuang masjid.
Kegiatan yang penuh khidmat ini dilaksanakan pada Ahad (15/3/2026) bertempat di area Takmir Masjid Al-Azhar, Surabaya. Program ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memberikan penghargaan atas dedikasi para pengabdi rumah Allah.
Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 120 paket bingkisan disalurkan kepada para penerima manfaat. Bingkisan ini merupakan bentuk perhatian nyata dari persyarikatan terhadap kesejahteraan mereka yang selama ini berada di garda terdepan dalam menjaga operasional dan syiar masjid.

Suasana hangat menyelimuti lokasi acara saat para petugas mulai mendata dan menyambut kehadiran para tamu undangan.
Ketua Takmir Masjid Al-Azhar H Sutikno SSos MH dalam sambutannya menekankan pentingnya peran masjid dalam struktur organisasi Muhammadiyah. Beliau menyampaikan bahwa masjid adalah ujung tombak dakwah Muhammadiyah, terutama di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) bidang masjid dan musholla. Menurutnya, kuatnya jamaah dan syiar Islam sangat bergantung pada seberapa hidup aktivitas yang ada di dalam masjid tersebut.
Sekretaris PCM Krembangan, Yusuf Sulthon, turut hadir dan memberikan apresiasi yang tinggi terhadap terlaksananya agenda ini. Beliau menegaskan bahwa sebutan “Pejuang Masjid” sangat layak disematkan kepada mereka yang bekerja di balik layar. Tanpa dedikasi yang konsisten, keberlangsungan dakwah di tingkat akar rumput tentu akan menghadapi banyak kendala.

“Kami sangat mengapresiasi para pejuang masjid, mulai dari marbot yang menjaga kebersihan, muadzin yang mengumandangkan panggilan salat, imam yang memimpin ibadah, hingga guru TPQ yang mencetak generasi qurani di se-Kecamatan Krembangan,” ujar Yusuf Sulthon dalam pidatonya.
Beliau berharap perhatian kecil ini dapat menjadi penambah semangat bagi para pejuang masjid dalam menjalankan tugas mulia mereka.

Para penerima manfaat tampak antusias mengikuti rangkaian acara dari awal hingga akhir. Bagi banyak guru TPQ dan marbot, kegiatan seperti ini bukan sekadar tentang nilai materi dari bingkisan yang diterima, melainkan tentang pengakuan dan rasa hormat yang diberikan oleh pimpinan Muhammadiyah terhadap profesi serta pengabdian mereka selama ini.
Kegiatan pun diakhiri dengan pembacaan doa bersama yang berlangsung sangat khusyuk, memohon keberkahan untuk seluruh penggerak dakwah di Krembangan. Segera setelah doa ditutup, panitia membagikan 112 bingkisan secara tertib kepada seluruh pejuang masjid yang hadir, menandai berakhirnya acara dengan senyum kebahagiaan dari para peserta. (Wahid/Fikri)
