Mojokerto, syiarmu.com – Sebanyak 120 murid kelas 7 SMP Muhammadiyah 11 Surabaya melaksanakan Kegiatan Tengah Semester (KTS) dengan penuh antusiasme pada Selasa (31/3/2026). Kegiatan ini dirancang sebagai sarana edukasi sekaligus penyegaran bagi para siswa.
Rombongan berangkat dari sekolah tepat pukul 06.30 WIB menuju destinasi pertama, yaitu Sumber Gempong. Setibanya di lokasi pada pukul 08.30 WIB, para siswa langsung disambut dengan berbagai rangkaian kegiatan luar ruangan yang seru. Mulai dari outbound dan fun games untuk melatih kekompakan, hingga kesempatan menyegarkan diri dengan berenang serta menikmati berbagai wahana permainan.

Setelah puas beraktivitas di alam, perjalanan dilanjutkan menuju pabrik Yakult untuk agenda kunjungan industri. Sebelum memulai kegiatan inti, seluruh peserta dan pendamping melaksanakan istirahat, salat, dan makan (isoma) pada pukul 11.30 WIB.
Tepat pukul 13.00 WIB, rombongan tiba di pabrik Yakult dan langsung diarahkan untuk mengikuti sesi edukasi. Di sana, para siswa menyimak presentasi mengenai sejarah dan manfaat produk, melakukan tur keliling area industri untuk melihat proses produksi secara langsung, serta terlibat aktif dalam sesi tanya jawab interaktif.

Memasuki sore hari sekitar pukul 15.30 WIB, rombongan meninggalkan lokasi industri menuju Masjid Cheng Hoo. Setibanya di lokasi pada pukul 16.00 WIB, para murid memanfaatkan waktu sejenak untuk berbelanja oleh-oleh khas bagi keluarga di rumah.
Perjalanan kembali ke Surabaya dimulai pukul 16.45 WIB dan rombongan tiba di sekolah pada pukul 18.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan pelaksanaan salat Magrib berjamaah sebelum para siswa diizinkan pulang ke rumah masing-masing.

Ketua Panitia KTS, Ustadz Akbar Nurrazaq, S.Sos., menyampaikan bahwa kegiatan ini sengaja dirancang untuk membangkitkan kembali semangat belajar para murid setelah menjalani masa libur Lebaran.
Sejalan dengan hal tersebut, Wakil Kepala SMP Muhammadiyah 11 Surabaya, Ustadzah Ika Ristanti, M.Pd., menekankan pentingnya aspek sosial dalam kegiatan ini. “Melalui momen KTS, hubungan antarsiswa kelas 7 bisa menjadi semakin solid dan mampu mempererat tali kebersamaan,” imbuh guru Matematika itu. (Akbar/Fikri)
