Surabaya, syiarmu.com – Sebuah langkah inovatif dalam dunia pendidikan agama Islam resmi dimulai di Surabaya pada Jumat (1/5/2026). Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ) Al-Islam Surabaya resmi bertransformasi menjadi lembaga pendidikan non-formal berbasis digital. Langkah ini menandai era baru dalam metode pengajaran Al-Qur’an yang memadukan nilai-nilai spiritual dengan kecanggihan teknologi masa kini.
Transformasi digital ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan zaman yang semakin dinamis. Di tengah arus perkembangan teknologi yang sangat pesat, LPQ Al-Islam mengambil posisi strategis untuk beradaptasi dengan kebutuhan santri modern. Dengan memanfaatkan berbagai platform digital, materi pembelajaran Al-Qur’an kini dapat diakses secara lebih luas, interaktif, dan fleksibel, menjadikannya sangat relevan bagi generasi muda yang lekat dengan dunia teknologi.

Lembaga ini mengusung visi mulia: “Mencetak generasi qurani yang adaptif terhadap kemajuan teknologi demi kejayaan umat.” Visi ini menjadi komitmen utama dalam menjawab tantangan zaman, di mana penguasaan ilmu agama harus berjalan beriringan dengan literasi digital agar generasi mendatang mampu menjadi pemimpin yang berkarakter kuat sekaligus memiliki wawasan teknologi yang mumpuni.
Acara peresmian tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Dalam sambutannya, beliau memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif digitalisasi pendidikan Al-Qur’an ini, yang dinilai sebagai terobosan krusial dalam memperkuat pondasi karakter anak didik di jenjang pendidikan dasar dan menengah.

Dalam kesempatan yang sama, M. Nurwahid, SE., menyampaikan antusiasme serta harapan besarnya terkait peresmian ini. Menurutnya, digitalisasi bukan sekadar memindahkan metode ke layar komputer atau gawai, melainkan upaya untuk menghadirkan dakwah yang lebih menyentuh hati generasi digital. Ia menekankan bahwa integrasi teknologi adalah kunci agar ajaran Al-Qur’an tetap hidup dan relevan di tengah perubahan zaman.

Hadirnya LPQ Al-Islam berbasis digital ini juga diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat Surabaya dalam mencari akses pendidikan (agama yang berkualitas dan modern. Dengan metode ini, kendala jarak dan waktu yang seringkali menjadi hambatan dalam pendidikan non-formal kini dapat teratasi, membuka pintu seluas-luasnya bagi setiap individu untuk belajar Al-Qur’an secara mendalam tanpa terbatas ruang.
Sebagai penutup, peresmian ini menjadi titik awal bagi perjalanan panjang LPQ Al-Islam dalam mengawal masa depan generasi bangsa. Diharapkan, langkah yang diambil hari ini dapat menjadi inspirasi bagi lembaga-lembaga pendidikan lainnya untuk terus berinovasi, sehingga cita-cita mencetak generasi Qurani yang unggul dan berdaya saing global dapat segera terwujud demi kejayaan umat di masa depan. (Wahid/Fikri)
