FKPT Jatim dan BAZNAS Jatim Tebar Kedamaian di Bulan Muharram, Perkuat Pencegahan Radikalisme bagi Mustahik

Surabaya, syiarmu.com – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Timur bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan Bakti Sosial bertajuk “Menebar Kedamaian di Bulan Muharram: Sosialisasi Pencegahan Radikalisme bagi Para Mustahik” di Kecamatan Wonocolo, Surabaya, Jumat (26/6/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat ketahanan masyarakat terhadap paham radikalisme dan intoleransi, sekaligus menebarkan semangat kepedulian sosial melalui penyaluran bantuan kepada para mustahik. Acara dihadiri oleh penerima manfaat dari berbagai kalangan masyarakat yang membutuhkan, serta tokoh masyarakat setempat.

Ketua FKPT Jawa Timur, Prof. Dr. Hj. Husniyatus Salamah Zainiyati, M.Ag, dalam sosialisasinya menegaskan bahwa pencegahan radikalisme tidak hanya dilakukan melalui pendekatan keamanan, tetapi juga melalui penguatan kesejahteraan, pendidikan, dan nilai-nilai keagamaan yang moderat.

“Radikalisme sering kali berkembang di tengah masyarakat yang rentan terhadap berbagai persoalan sosial. Karena itu, kepedulian sosial dan penguatan nilai-nilai kebangsaan harus berjalan beriringan. Melalui kegiatan ini, kami ingin meneguhkan bahwa Islam adalah agama yang membawa rahmat, kedamaian, dan persaudaraan,” ujar Prof. Husniyatus.

Menurutnya, bulan Muharram merupakan momentum yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, termasuk hijrah dari pola pikir yang mengarah pada kebencian dan perpecahan menuju sikap yang penuh kasih sayang dan persatuan.

“Kami berharap bantuan yang diberikan melalui BAZNAS tidak hanya meringankan kebutuhan ekonomi para mustahik, tetapi juga menjadi penguat semangat untuk terus berbuat baik, menjaga persatuan, dan menjadi agen perdamaian di lingkungan masing-masing,” tuturnya.

Prof. Husniyatus juga mengajak para orang tua untuk memperkuat komunikasi dalam keluarga sebagai benteng utama menghadapi berbagai pengaruh negatif yang berkembang di ruang digital.

“Kami berpesan kepada para orang tua dan putra-putrinya agar terus menjalin komunikasi yang baik dan saling mengingatkan. Jangan mudah terprovokasi oleh berita-berita hoaks, terutama yang beredar melalui media sosial. Mari bersama-sama menjaga kerukunan, memperkuat persaudaraan, dan merawat persatuan bangsa,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keluarga memiliki peran strategis dalam membangun daya tahan masyarakat terhadap berbagai bentuk propaganda yang dapat memecah belah bangsa. Literasi digital, sikap kritis terhadap informasi, dan penguatan nilai keagamaan yang moderat menjadi kunci penting dalam mencegah penyebaran paham radikal.

Melalui sinergi FKPT Jawa Timur dan BAZNAS Jawa Timur, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga kedamaian, toleransi, dan persatuan di tengah keberagaman.

“Semoga Allah senantiasa melindungi bangsa Indonesia dan menjadikan Jawa Timur sebagai daerah yang aman, damai, serta penuh keberkahan bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Selain sosialisasi pencegahan radikalisme, kegiatan juga diisi dengan penyerahan bantuan sosial kepada para mustahik sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara lembaga pemerintah, organisasi masyarakat, dan lembaga filantropi dalam membangun ketahanan sosial sekaligus memperkuat nilai-nilai kedamaian di tengah masyarakat. (Humas FKPT Jatim/Fikri)

Tinggalkan komentar