Batu, syiarmu.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh santri Panti Asuhan Muhammadiyah (PAM) KH. Achmad Dahlan Surabaya. Dalam ajang Wisuda Tahfiz Al-Qur’an Generasi Qur’ani (GenQ) 45, Satriyo R Putro berhasil meraih predikat Wisudawan Terbaik, sekaligus mengharumkan nama panti asuhan dan Muhammadiyah Kota Surabaya.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surabaya ini diikuti oleh ratusan santri dari seluruh Panti Asuhan Muhammadiyah se-Kota Surabaya. Prosesi wisuda berlangsung selama dua hari, Sabtu–Minggu, 26–27 Juni 2026, bertempat di Convention Hall Hotel Radho Syariah, Kota Batu, Malang.
Wisuda Tahfiz Al-Qur’an Generasi Qur’ani (GenQ) merupakan agenda tahunan yang bertujuan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an sekaligus menjadi ajang apresiasi atas capaian hafalan para santri. Pada pelaksanaan GenQ ke-45 tahun ini, para peserta diuji kemampuan hafalan, kualitas bacaan, adab, serta konsistensi dalam menjaga hafalan Al-Qur’an.

Delegasi dari Panti Asuhan Muhammadiyah KH. Achmad Dahlan Surabaya tampil membanggakan. Salah satu santrinya, Satriyo R Putro, berhasil mengkhatamkan hafalan 30 juz Al-Qur’an dengan sangat baik. Berkat capaian tersebut, dewan penguji menetapkannya sebagai Wisudawan Terbaik GenQ 45, sebuah penghargaan bergengsi yang diberikan kepada peserta dengan capaian hafalan, kualitas bacaan, serta karakter terbaik selama proses pembinaan.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa pembinaan keagamaan dan pendidikan karakter yang diterapkan di Panti Asuhan Muhammadiyah KH. Achmad Dahlan Surabaya mampu melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam hafalan, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan semangat belajar yang tinggi.

Usai menerima penghargaan, Satriyo R Putro mengungkapkan rasa syukur atas capaian yang diraihnya. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari pertolongan Allah SWT, doa para orang tua, pengasuh, serta bimbingan para ustaz.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas amanah ini. Menjadi wisudawan terbaik bukan tujuan utama saya, tetapi bagaimana bisa terus menjaga hafalan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Terima kasih kepada para pengasuh, ustaz, dan teman-teman yang selalu memberikan semangat. Semoga saya bisa terus istiqamah bersama Al-Qur’an dan mengamalkannya.” ujarya
Kepala Panti Asuhan Muhammadiyah KH. Achmad Dahlan Surabaya, Slamet Supriyadi, menyampaikan apresiasi atas perjuangan seluruh santri yang mengikuti program tahfiz.

“Prestasi yang diraih Satriyo adalah kebanggaan bagi keluarga besar Panti Asuhan Muhammadiyah KH. Achmad Dahlan Surabaya. Ini merupakan hasil dari proses pembinaan yang panjang, kedisiplinan, serta kesungguhan para santri dalam mencintai Al-Qur’an. Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh santri agar terus meningkatkan semangat belajar, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur’an.” ujarnya
Ia juga menegaskan bahwa panti akan terus berkomitmen menghadirkan lingkungan pendidikan yang mampu mencetak generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing. tutupnya.
Prestasi Satriyo R Putro menjadi bukti bahwa semangat menghafal Al-Qur’an terus tumbuh di lingkungan Panti Asuhan Muhammadiyah KH. Achmad Dahlan Surabaya. Diharapkan keberhasilan ini dapat menginspirasi para santri lainnya untuk terus berjuang menjadi generasi Qur’ani yang berprestasi, berakhlak mulia, serta siap memberikan kontribusi terbaik bagi agama, bangsa, dan masyarakat. (Kiyadah/Fikri)
