Surabaya, syiarmu.com — Semarak peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia terasa meriah di Panti Asuhan Muhammadiyah KH. Achmad Dahlan Surabaya. Berbagai perlombaan digelar untuk memeriahkan bulan kemerdekaan sekaligus membangun semangat kebersamaan dan sportivitas para santri.
Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, 8–9 Agustus 2026, bertempat di Aula Panti Asuhan Muhammadiyah KH. Achmad Dahlan, Jalan Tambak Asri No. 202, Surabaya.
Sejumlah perlombaan yang digelar antara lain lomba makan kerupuk, memindahkan bola dari kardus, balap karung menggunakan helm, balap kardus, estafet tepung beregu, serta lomba mencari koin dalam buah.

Sejak kegiatan dimulai, para santri tampak antusias mengikuti setiap perlombaan. Suasana aula dipenuhi sorak-sorai dan dukungan antarpeserta. Meskipun berlangsung dalam suasana kompetitif, kegiatan tetap berlangsung dengan penuh keceriaan dan kebersamaan.
Antusiasme juga dirasakan oleh para santri. Riki Zaini, salah seorang santri yang mengikuti perlombaan, mengaku tetap senang meskipun belum berhasil menjadi pemenang.
“Saya tetap senang meskipun tidak memenangkan perlombaan. Yang penting saya bisa ikut bermain bersama teman-teman dan ikut memeriahkan acara kemerdekaan. Perlombaannya seru dan membuat kami bisa berkumpul serta bersenang-senang bersama.”


Ketua panitia, Galang Satrio Utomo, mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan para santri.
“Kami ingin peringatan kemerdekaan tahun ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum bagi para santri untuk belajar tentang kebersamaan, sportivitas, keberanian, dan semangat pantang menyerah. Antusiasme mereka dalam mengikuti perlombaan menjadi hal yang sangat menggembirakan bagi kami sebagai panitia,” ujarnya.
Menurut Galang, beragam perlombaan sengaja dipilih dengan konsep yang sederhana dan menyenangkan agar seluruh santri dapat berpartisipasi. Semangat peserta terlihat tidak hanya ketika memenangkan perlombaan, tetapi juga saat mereka saling memberikan dukungan kepada teman-temannya.

Sementara itu, Pengasuh Panti Asuhan Muhammadiyah KH. Achmad Dahlan, Imam Muttaqin, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan peringatan kemerdekaan dapat menjadi media pendidikan karakter bagi para santri.
“Kegiatan seperti ini penting bagi anak-anak karena mereka dapat merasakan kebahagiaan bersama sekaligus belajar mengenai sportivitas, kerja sama, dan menghargai orang lain. Yang terpenting bukan hanya siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana anak-anak dapat menikmati proses dan membangun kebersamaan.”
Imam menambahkan, semangat kemerdekaan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan perlombaan. Nilai perjuangan, kerja keras, disiplin, dan persatuan perlu terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam kegiatan belajar dan kehidupan di lingkungan panti.
Rangkaian perlombaan tersebut menjadi salah satu bentuk kegiatan positif dalam menyambut peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain menghadirkan suasana ceria, kegiatan juga menjadi ruang bagi para santri untuk mempererat persaudaraan dan menumbuhkan nilai sportivitas.
Semarak kemerdekaan di Panti Asuhan Muhammadiyah KH. Achmad Dahlan pun tidak sekadar ditandai dengan perlombaan, tetapi juga dengan semangat kebersamaan yang tumbuh di antara para santri, panitia, dan pengelola. (Kiyadah/Fikri)
