Surabaya, syiarmu.com – Dalam rangka mengawali Topik Pembelajaran “Lingkungan Sekitarku” dengan sub topik Pasar Tradisional, TK Aisyiyah Bustanul Athfal 04 Surabaya menggelar kegiatan observasi dan belajar berbelanja langsung di Pasar Tradisional Dupak Bangunrejo, Rabu (21/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung pada pukul 07.30 hingga 10.00 WIB ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi Kelompok TK A dan TK B. Untuk menjaga ketertiban, observasi dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama untuk Kelompok A pada pukul 08.00-09.00 WIB, dan sesi kedua untuk Kelompok B pada pukul 09.00-10.00 WIB. Seluruh siswa berjalan bersama-sama per jenjang dari sekolah menuju lokasi pasar.

Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman belajar nyata dan bermakna kepada anak usia dini. Melalui observasi, anak-anak diajak mengenal konsep jual beli secara langsung, mengenal mata uang dan nominalnya, mengenal berbagai barang yang dijual di pasar tradisional, hingga belajar tawar-menawar secara sederhana. Anak juga diajak memahami perbedaan karakteristik antara Pasar Tradisional dan Supermarket.
Uniknya, setiap ananda dibekali uang saku sebesar Rp10.000 dan sebuah catatan belanja yang berisi nama dan daftar barang yang harus dibeli. Misalnya, ananda Raffa membawa catatan bertuliskan “sop Rp3.000, tahu Rp2.000”. Dengan nominal tersebut, anak-anak belajar mengenal harga barang, menghitung total belanja, dan mengenal konsep uang kembalian. Hasil belanja tersebut kemudian dibawa pulang sebagai buah karya kemandirian mereka.


Kepala TK Aisyiyah Bustanul Athfal 04, Lilik Tarwijah, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan.
“Melalui kegiatan observasi belajar berbelanja ke pasar tradisional ini anak-anak belajar pengalaman transaksi jual beli dengan pengalaman yang menyenangkan. Semoga ilmu yang didapat bermanfaat dan menjadi kebiasaan baik untuk Ananda,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu implementasi dari program unggulan sekolah yaitu Entrepreneur Cilik.

“Program ini bertujuan untuk mencetak anak yang mandiri, percaya diri, dan berani berkomunikasi dengan orang baru di lingkungan sekitarnya,” imbuh Lilik.
Dengan adanya kegiatan observasi pasar ini, diharapkan TK Aisyiyah Bustanul Athfal 04 Surabaya dapat terus konsisten dalam memberikan pengalaman belajar yang nyata, bermakna, dan menyenangkan bagi anak usia dini sesuai dengan prinsip pembelajaran PAUD. (Winda/Fikri)
