Tak Hanya Raih Penghargaan, SMK MUDISA Kini Bikin Gebrakan Baru yang Mengejutkan

Batu, syiarmu.com – Setelah sukses mencetak prestasi besar dengan melampaui target penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun 2025–2026, SMK Muhammadiyah 1 Surabaya (SMK MUDISA) kembali membuat gebrakan yang langsung bikin heboh dunia pendidikan.

Dalam acara Rapat Kerja Guru dan Karyawan di Hotel El Kartika Wijaya, Kota Batu pada Jumat-Sabtu (12-13/9/2025), SMK MUDISA secara resmi meluncurkan Buku Pedoman Manajemen Sekolah Tahun Ajaran 2025–2026. Yang bikin momen ini semakin bersejarah, buku tersebut disahkan langsung oleh Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Simokerto, Dr. Ashari, M.Pd, serta Ketua PCM Simokerto, Ir. H. Sudarusman.

Buku pedoman ini bukan sekadar dokumen formal biasa. Isinya memuat panduan lengkap mulai dari manajemen sekolah modern berbasis nilai Islami, aturan kepegawaian yang lebih tegas, hingga tugas dan wewenang tim manajemen sekolah. Dengan kata lain, buku ini adalah “peta jalan” resmi bagaimana SMK MUDISA akan bergerak lebih profesional, kolaboratif, dan tentu saja, berorientasi mutu.

Kepala SMK MUDISA, Irvandy Andriansyah, S.T., M.T., menegaskan bahwa peluncuran buku ini adalah bagian dari strategi besar untuk menjadikan MUDISA sebagai sekolah unggulan di Surabaya.

“Alhamdulillah, setelah penghargaan PPDB kemarin, kini kita perkuat tata kelola sekolah dengan buku pedoman ini. InsyaAllah, ini akan menjadi bekal berharga bagi guru dan karyawan untuk bekerja lebih terarah, disiplin, dan solid,” ujarnya penuh optimis.

Tak ayal, gebrakan ini langsung menuai perhatian. Banyak pihak menilai langkah SMK MUDISA ini adalah sebuah terobosan cerdas. Bayangkan saja, bukan hanya berhasil mendatangkan 243 siswa baru (naik pesat dari tahun sebelumnya), kini sekolah ini juga menata manajemen dengan standar tinggi yang bisa jadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain.

Dengan tagline penuh semangat “Bekerja Ikhlas, Sinergi, dan Berorientasi Mutu”, SMK MUDISA benar-benar menunjukkan kelasnya. Tidak berlebihan jika sekolah ini digadang-gadang akan semakin bersinar, bukan hanya di Surabaya, tapi juga di kancah pendidikan nasional. (Irvandy/Fikri)

Tinggalkan komentar