Surabaya, syiarmu.com – Pada hari Senin (10/11/25) SMP Muhammdiyah 11 Surabaya mengadakan upacara peringatan hari pahlawan beserta pelantikan Pimpinan Ranting IPM SMP Muhammadiyah 11 Surabaya. Seluruh siswa-siswi diwajibkan memakai baju pahlawan. Tidak hanya siswa-siswi saja, para guru dan karyawan pun memakai baju pahlawan.
Upacara dilaksanakan di halaman sekolah. Sekitar pukul 07.00 seluruh siswa-siswi diarahkan untuk turun menuju halaman sekolah untuk berbaris rapi. Seluruh siswa kelas 8 dan 9 berbaris di halaman, sementara siswi kelas 7 perempuan di lantai 2.

Upacara dilaksanakan dengan tertib dan teratur. Saat bendera merah putih dikibarkan, para siswa menyanyikan lagu Indonesia Raya. Saat lagu mengheningkan cipta berkumandang, para siswa menundukan kepala untuk mengenang jasa para pahlawan.
Momen pelantikan pun tiba. Seluruh pengurus IPM Muhammadiyah Eleven (Muven) Periode 2025/2026 maju ke halaman. Dengan berbaris rapi, mereka dilantik oleh Kepala Sekolah Lanang Santoso SPd. Dalam naskah pelantikannya, guru Matematika itu juga membaca surah Al Fath ayat ke-10 yang berarti:
“Sesungguhnya orang-orang yang berjanji setia kepadamu (Nabi Muhammad), (pada hakikatnya) mereka berjanji setia kepada Allah. Tangan Allah di atas tangan mereka. Oleh sebab itu, siapa yang melanggar janji (setia itu), maka sesungguhnya (akibat buruk dari) pelanggaran itu hanya akan menimpa dirinya sendiri. Siapa yang menepati janjinya kepada Allah, maka Dia akan menganugerahinya pahala yang besar.”


Dalam amanatnya, ada dua pesan yang disampaikan kepada pengurus baru. Pertama, menjaga nama baik sekolah. Kedua, menjalankan program kegiatan IPM dengan baik.
“Kalau ada program pengurus lama yang baik, diteruskan saja. Kalau ada program kegiatan yang kurang baik, direvisi dan diperbaiki.” ujarnya.
Pada periode baru ini Ketua Umum IPM dijabat oleh siswa kelas 8-B Muhammad Faiz Farras Aminullah. Sekretaris Umum dijabat oleh siswi kelas 8-D Syawella Aulya Putri. Bendahara Umum dijabat oleh siswi kelas 8-A Zahwa Setya Haniyah. (Aira Restu Ramadhani/Fikri)
