Surabaya, syiarmu.com – Tepat pada Hari Pahlawan Nasional, semangat juang para pendahulu disemai di hati para siswa-siswi cilik KB Aisyiyah 05 dan TK Aisyiyah Bustanul Athfal 04. Sekolah ini menggelar peringatan 10 November dengan serangkaian kegiatan edukatif dan sangat meriah, diawali dengan upacara bendera khidmat. Rangkaian acara pada Senin (10/11/2025) ini ditutup dengan pawai pejuang cilik yang energik mengelilingi lingkungan sekitar.
Kegiatan pagi dibuka dengan Upacara Bendera di lapangan yang menarik perhatian karena menggunakan formasi barisan model U yang tertata rapi. Murid-murid TK B berada di barisan depan, diikuti oleh kelompok KB di sisi kanan, dan TK A di sisi kiri, menunjukkan kekompakan seluruh jenjang dalam menghormati jasa pahlawan.

Para bunda guru pun tampil totalitas dengan mengenakan kostum kebaya, adat, dan pejuang, menanggalkan seragam harian mereka untuk menghadirkan nuansa perjuangan yang kental.
Momen puncak penghayatan terjadi saat prosesi mengheningkan cipta dan pembacaan pesan pahlawan oleh Ibu Luluk yang membawakan kutipan pidato legendaris Bung Tomo.
Lebih lanjut, nilai kebangsaan ditanamkan melalui Pembacaan Teks Pancasila oleh Bunda Lilik, Kepala KB Aisyiyah 05/TK Aisyiyah Bustanul Athfal 04, didampingi ananda Melviano yang membawa teks.

“Peringatan Hari Pahlawan ini bertujuan untuk mengenalkan dan menanamkan nilai-nilai perjuangan, patriotisme, serta cinta tanah air kepada anak-anak sejak usia dini. Mereka adalah pahlawan masa depan kita,” tegas Pembina Upacara, mengingatkan pentingnya kegiatan ini.
Setelah upacara selesai, suasana berubah menjadi riang gembira dengan digelarnya pawai pahlawan cilik. Murid-murid menjelma menjadi tokoh-tokoh pahlawan nasional, pejuang kemerdekaan, hingga representasi berbagai profesi, menampilkan kreativitas kostum yang luar biasa.

Barisan pawai dipimpin oleh murid-murid TK B, dengan banner kegiatan dibentangkan oleh bunda guru di barisan depan. Rute yang dilalui cukup panjang dan strategis: dari arah Lasem, berbelok ke arah Sekolah Sabilas Salamah, dilanjutkan menuju Bangunsari Gang 5, melewati kediaman Bu Zawawi, dan akhirnya kembali ke sekolah.
Aksi pawai ini sukses menyedot perhatian warga sekitar, yang antusias menyambut dan menyaksikan semangat serta kelucuan para pejuang cilik yang berjalan dengan gagah berani.
Rangkaian acara ditutup dengan sesi apresiasi, yaitu pemilihan kostum terbaik. Penghargaan ini diberikan kepada satu pemenang di setiap jenjang (KB, TK A, dan TK B). Penilaian mencakup kreativitas kostum, kesesuaian dengan tema pahlawan, serta semangat dan keberanian anak saat mengikuti pawai.
Melalui perpaduan antara kekhidmatan upacara, pesan sejarah yang kuat, dan kemeriahan pawai kostum, KB Aisyiyah 05 dan TK ABA 04 berhasil menyajikan peringatan Hari Pahlawan yang tidak hanya berkesan, tetapi juga menjadi fondasi kuat dalam membangun karakter nasionalis bagi para penerus bangsa. (Azizah/Fikri)
