SMK Mudisa Tebar Kepedulian di Hari Pahlawan, Bagi-Bagi Sayur Segar untuk Warga Sekitar

Surabaya, syiarmu.com – Dalam semangat memperingati Hari Pahlawan 10 November, SMK Muhammadiyah 1 Surabaya (SMK Mudisj) menyalakan api kepedulian dengan cara yang unik dan menyentuh hati. Tak hanya menggelar lomba dan atraksi talenta siswa, sekolah yang berlokasi di Jalan Kapasan 73–75 ini juga melaksanakan aksi sosial “Bagi-Bagi Sayur Segar untuk Warga Sekitar”.

Aksi pada Senin (10/11/2025) ini menjadi penutup dari rangkaian kegiatan semarak Hari Pahlawan di SMK Mudisa yang telah dimulai sejak pagi. Siswa-siswi tampil dengan pakaian bertema pahlawan nasional, mengikuti jalan sehat, lomba teatrikal perjuangan, serta bazar hasil karya kreatif mereka sendiri.

Namun, momen yang paling mengharukan adalah ketika para siswa bersama guru-guru turun langsung ke jalan untuk membagikan sayur segar kepada warga sekitar dan para pejalan kaki.

Ratusan bungkus sayuran seperti bayam, kangkung, sawi, dan wortel dibagikan dengan senyum tulus. Warga yang menerima terlihat bahagia, tak sedikit yang mengucapkan terima kasih sambil menahan haru. Bagi mereka, pemberian sederhana itu menjadi bentuk nyata kasih sayang dan perhatian dari para pelajar muda yang belajar arti kepahlawanan sejati.

Kepala SMK Muhammadiyah 1 Surabaya, Irvandy Andriansyah, S.T., M.T., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk nyata pembelajaran karakter dan empati.

“Momen Hari Pahlawan sesungguhnya bukan hanya mengenang para pejuang yang telah gugur, tetapi juga tentang bagaimana kita menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama. Membagikan sayur segar hari ini adalah simbol bahwa kepahlawanan bisa dilakukan dari hal sederhana, memberi yang kita punya untuk orang lain,” ungkapnya dengan penuh haru.

Menurut Irvandy, aksi ini juga menjadi bentuk pendidikan karakter bagi siswa, agar mereka memahami bahwa semangat kepahlawanan tak selalu harus ditunjukkan di medan perang, tetapi bisa diwujudkan dalam bentuk kepedulian sosial di lingkungan sekitar.

“Hari ini mereka belajar tentang empati, berbagi, dan keikhlasan. Ini adalah nilai-nilai yang ingin terus kami tanamkan di SMK Mudisa,” tambahnya.

Kegiatan sosial ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat sekitar sekolah. Seorang ibu rumah tangga yang menerima sayur bahkan meneteskan air mata.

“Terima kasih anak-anak SMK Mudisa, jarang sekali sekarang ada yang peduli begini. Sayur ini bisa langsung saya masak untuk keluarga,” ujarnya sambil tersenyum.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian itu, SMK Mudisa ingin menunjukkan bahwa semangat kepahlawanan tidak berhenti pada kata-kata, melainkan diwujudkan dalam tindakan nyata.

Di tangan para generasi muda inilah, nilai-nilai perjuangan bangsa terus hidup dalam bentuk sederhana namun penuh makna, berbagi dan peduli kepada sesama. (Irvandy/Fikri)

Tinggalkan komentar