Surabaya, syiarmu.com – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Rungkut sukses menggelar puncak milad ke Muhammadiyah yang berlangsung meriah di LKSA Muhammadiyah Medokan Ayu, Perum YKP Jalan MA 1, Surabaya, pada Ahad (7/12/2025). Acara yang berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 13.00 ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dan tokoh penting Muhammadiyah Jawa Timur Surabaya.
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, dan tilawah Al-Qur’an, diikuti dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah. Acara inti dimulai dengan arahan dari Ketua MPKS PD Muhammadiyah Surabaya Ferry Yudi Antonis Syahputra, SHI MPdI.
“Apa yang kita bangun hari ini, apa yang kita upayakan hari ini, apakah anak-anak kita seratus tahun ke depan akan ingat wajah kita dan nama kita, yang akan mereka kenang adalah fondasi-fondasi bangunan yang kokoh, maka saya mengucapkan terimakasih kepada para pejuang pejuang di muhammadiyah yang selalu mendedikasikan dirinya untuk kehidupan yang lebih kekal”, ujarnya.

Momen penting dalam acara ini adalah prosesi pengukuhan Kaur LKSA Muhammadiyah Rungkut oleh MPKS PD Muhammadiyah Surabaya yang dilaksanakan sekitar pukul 09.50, menandai penguatan struktur organisasi di tingkat cabang.
Acara dilanjutkan dengan apresiasi mendalam kepada para donatur utama, khususnya keluarga Bapak Kemas Abdul Aziz, atas pembebasan lahan untuk LKSA Muhammadiyah Medokan Ayu, yang ditandai dengan serah terima sertifikat tanah secara seremonial.
Ketua PCM Rungkut, H. Faishal Haqqi, S.E., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh pihak.


Acara puncak ini juga dihadiri oleh Ketua PD Muhammadiyah Surabaya, Dr. Ridlwan, M.Pd.
Tausiyah kebangsaan dan keagamaan menjadi puncak acara siraman rohani, disampaikan langsung oleh Ketua PW Muhammadiyah Jawa Timur, Prof. Dr. dr. Sukadiono, MM.
“Warga Muhammadiyah di Indonesia itu kurang lebih 50 juta, tersebar dari Sabang sampai Merauke. Muhammadiyah adalah organisasi keagamaan terkaya ke empat. Semua jumlah aset-aset muhammadiyah adalah milik pimpinan pusat muhammadiyah, kita betul-betul terharu dengan keluarga yang luar biasa mewakafkan dan membangunkan sekolah sekolah SD di Rungkut. Muhammadiyah sangat terbuka, Muhammadiyah bukan Wahabi, Muhammadiyah itu didirikan oleh KH. Ahmad Dahlan di Jogja. Inilah Muhammadiyah,” ucapnya.
Kegiatan ditutup dengan doa oleh Setiawan Eka Budi Prayogi MPdI, dilanjutkan dengan ramah tamah seluruh jajaran pimpinan dan warga Muhammadiyah Rungkut yang hadir. (H.N Mukhbita/Fikri)
