Surabaya, syiarmu.com – Gema menyambut bulan suci Ramadhan mulai terasa di sudut-sudut Kota Pahlawan. Pada Selasa (24/2/2026), Masjid Al Islam Surabaya dipadati jamaah yang antusias mengikuti kajian tarawih bertajuk “Tips Menjalani Bulan Ramadhan”. Suasana khidmat menyelimuti masjid saat Ustaz M. Rasyid Najmudin, S.Pd, naik ke mimbar untuk memberikan bekal spiritual bagi umat Islam yang sesaat lagi akan menjalankan ibadah puasa.
Dalam pembukaannya, Ustaz Rasyid mengutip hadis populer yang membawa kabar gembira: “Ataakum ramadhan Syahrun mubarokun”, yang berarti telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan yang penuh dengan keberkahan.
Ia menjelaskan bahwa keberkahan bukan sekadar soal angka atau materi, melainkan Ziyadatul Khoir, yakni bertambahnya nilai kebaikan dan kebermanfaatan hidup seseorang setelah menjalani madrasah Ramadhan.

Pesan pertama yang ditekankan adalah pentingnya meluruskan niat. Merujuk pada Kitab Arbain Nawawi melalui hadis “Innamal a’malu bin niyat”, beliau mengingatkan bahwa segala amal ibadah bergantung pada niatnya. Tanpa niat yang tulus karena Allah, puasa yang dijalankan dikhawatirkan hanya akan berbuah lapar dan dahaga tanpa nilai pahala yang hakiki di sisi-Nya.
Tips kedua yang tidak kalah krusial adalah memperbanyak taubat sebelum memasuki bulan suci. Mengacu pada Surat At-Tahrim ayat 8, Ustaz Rasyid mengajak jamaah untuk melakukan Taubatan Nasuha atau taubat yang sungguh-sungguh.
Membersihkan hati dari noda dosa dianggap sebagai persiapan “wadah” yang bersih agar nantinya limpahan rahmat Ramadhan dapat terserap sempurna ke dalam jiwa.

Lebih lanjut, Ustaz Rasyid menyoroti aspek psikologis umat dalam menyambut Ramadhan, yaitu rasa gembira dan syukur. Sesuai dengan tuntunan Surat Yunus ayat 58, datangnya bulan penuh ampunan ini harus disambut dengan sukacita yang meluap. Kegembiraan ini merupakan bentuk syukur tertinggi karena Allah masih memberikan kesempatan umur untuk kembali bersua dengan bulan seribu bulan.
Kajian yang berlangsung pada waktu setelah salat tarawih tersebut ditutup dengan doa bersama. Melalui kegiatan ini, jamaah Masjid Al Islam diharapkan tidak hanya siap secara raga, tetapi juga memiliki peta jalan spiritual yang jelas untuk meraih predikat takwa dan memaksimalkan setiap detik di bulan Ramadhan 2026 ini. (Wahid/Fikri)
