Surabaya, syiarmu.com – Pada momentum suci Ramadan, pengurus RT 06 RW 03 Dupak Bandarejo, khususnya para penggerak PKK, menggelar aksi sosial penyaluran bingkisan kepada warga pada Sabtu (7/3/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memupuk nilai keguyuban antarwarga di lingkungan kampung.
Sebanyak 115 paket sembako berupa beras 5 kilogram dibagikan kepada warga. Tak hanya itu, pengurus juga menyalurkan bantuan berupa amplop santunan bagi warga yang berhak serta perhatian khusus bagi anak-anak dan Panti Walidah. Penyaluran ini diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat selama menjalani ibadah puasa.
Menariknya, aksi kepedulian ini meluas melampaui batas wilayah RT 06. Beberapa warga juga menerima tambahan bingkisan beras dari donatur asal RT 05, RT 07, dan RT 10. Sinergi ini menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan antar-RT di wilayah Dupak Bandarejo.

Acara juga diisi dengan kajian keagamaan yang menghadirkan Ustaz Suyipto Hamzah, S.H., M.H. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan bahwa Ramadan adalah momentum terbaik untuk meningkatkan kepedulian sosial.
“Sedekah yang diberikan dengan ikhlas akan menjadi amal jariyah yang besar pahalanya di sisi Allah SWT,” ujar Ustaz Suyipto di hadapan warga.
Ketua RT 06 RW 03 Dupak Bandarejo, H. Sutikno, S.Sos., M.H., menyampaikan apresiasi mendalam kepada para donatur dan warga yang telah menyisihkan rezekinya.


“Alhamdulillah, kegiatan ini dapat terlaksana berkat dukungan para donatur dan keguyuban warga. Semoga apa yang kita lakukan hari ini menjadi amal kebaikan dan semakin mempererat persaudaraan di lingkungan kita,” ungkap Sutikno.
Beliau juga berharap tradisi berbagi ini terus lestari di masa mendatang sebagai sarana memperkuat ukhuwah islamiyah dan rasa gotong royong warga.
Kegiatan ditutup dengan suasana penuh kehangatan. Warga tampak antusias mengikuti rangkaian acara dari awal hingga akhir. Melalui aksi nyata ini, lingkungan RT 06 RW 03 Dupak Bandarejo membuktikan diri sebagai komunitas yang rukun, peduli, dan saling menguatkan. (Sutikno/Fikri)
