Merauke, syiarmu.com- Rabu pagi (11/3/2026) suasana masjid sekolah dipenuhi semangat ketika pembicara Ahmad Nur Muhaimin, S.Ud., Ketua Divisi Digital LDK Pimpinan Pusat Muhammadiyah, menyampaikan materi bertema “Bahaya Gadget dan Tips Memanfaatkan Gadget”. Acara yang diikuti ratusan siswa ini berlangsung meriah meski bertepatan dengan bulan puasa, namun tetap penuh semangat.
Peserta yang merupakan siswa-siswi SMP Muhammadiyah Merauke duduk rapi menyimak setiap poin paparan secara seksama. Suasana tanya jawab terasa hidup karena penyampaian dilakukan secara interaktif.
Siswa diberi kesempatan mengajukan contoh kasus dan mencoba langsung beberapa praktik terekam. Menurut data resmi sekolah/pendidikan, total peserta didik yang tercatat di SMP Muhammadiyah Merauke mencapai sekitar 529 siswa.

Dalam sesi materi, Muhaimin memaparkan dua sisi gadget. Di satu pihak gadget memudahkan akses ilmu dan komunikasi. Di pihak lain bila tak terkontrol gadget berisiko mengganggu kesehatan mental, gangguan tidur, dan menurunkan produktivitas belajar.
Ia memberi tips praktis bagi siswa dan orang tua: batasi durasi layar setiap hari, aktifkan fitur kontrol konten, gunakan gadget untuk membuat konten edukatif singkat, dan jadwalkan waktu bebas gadget untuk kegiatan sosial dan ibadah.

Muhaimin juga mengajak setiap siswa menjadi content creator untuk sekolah, membuat konten dakwah dan edukasi pendek yang bermanfaat bagi komunitas Muhammadiyah dan lingkungan sekitar.
“Manfaatkan gadgetmu untuk menyebarkan kebaikan, bukan hanya mengonsumsi,” ujarnya saat menutup sesi. Sambutan dari pihak sekolah dan guru terlihat antusias.
Panitia melaporkan bahwa pendaftaran dan penerimaan siswa baru untuk tahun ajaran 2025/2026 juga menunjukkan tren positif, dengan penerimaan siswa baru yang cukup besar pada gelombang terakhir.
Acara diakhiri dengan foto bersama dan komitmen kolektif dari peserta untuk membuat minimal satu karya video dakwah atau edukasi pendek setiap bulan untuk kanal resmi sekolah, harapannya kegiatan ini menjadi langkah nyata mengubah perilaku digital generasi muda menjadi lebih produktif dan beretika. (Muha/Fikri)
