Puluhan Santri Masjid Al-Azhar Antusias Ikuti Baitul Arqam untuk Perkuat Karakter Islami

Surabaya, syiarmu.com – Masjid Al-Azhar kembali menggelar kegiatan pembinaan keislaman bagi generasi muda melalui program Baitul Arqam TPA Al-Azhar. Sebanyak 93 peserta dari tingkat SD hingga SMP mengikuti kegiatan ini selama empat hari, mulai Senin hingga Kamis, 9–12 Maret 2026.

Seluruh rangkaian acara dipusatkan di lantai 2 Masjid Al-Azhar. Tempat ini menjadi ruang bagi para santri untuk belajar, beribadah, sekaligus memperdalam pemahaman agama dalam suasana yang religius.

Program Baitul Arqam bertujuan menanamkan nilai-nilai Islam sejak dini. Fokus utamanya adalah membentuk karakter anak agar tumbuh menjadi generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.

Selama kegiatan berlangsung, materi disampaikan dengan metode yang ringan dan menyenangkan. Hal ini bertujuan agar para peserta dapat menyerap ilmu keislaman dengan lebih mudah dan tanpa rasa bosan.

Dalam pelaksanaannya, para santri dibimbing oleh delapan ustazah yang mendampingi dengan penuh kesabaran. Materi yang diberikan mencakup aspek krusial seperti akidah, ibadah, akhlak, hingga adab sehari-hari.

Tidak hanya teori, anak-anak juga diajak mempraktikkan pembiasaan positif, mulai dari rajin melaksanakan salat, membaca Al-Qur’an, hingga menanamkan rasa hormat kepada orang tua dan guru.

Ketua Takmir Masjid Al-Azhar H. Sutikno SSos MH menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas dedikasi para pengajar serta semangat para peserta. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa anak-anak adalah tumpuan masa depan umat.

“Anak-anakku sekalian, kalian adalah harapan umat di masa depan. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar Islam dengan baik, rajin salat, rajin membaca Al-Qur’an, serta menjaga akhlak mulia kepada sesama,” pesannya.

Melalui Baitul Arqam, Masjid Al-Azhar berharap para santri tidak hanya bertambah wawasan agamanya, tetapi juga semakin mencintai masjid. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, mereka diharapkan siap menjadi generasi penerus yang kuat iman dan mulia dalam akhlak. (Sutikno/Fikri)

Tinggalkan komentar