Ikuti Upgrading PDM Surabaya, Delegasi PRM Morokrembangan Siap Transformasi Dakwah Digital

Mojokerto, syiarmu.com – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Morokrembangan menunjukkan komitmennya dalam memperkuat struktur organisasi dengan mengirimkan delegasi pada kegiatan Upgrading PRM se-Kota Surabaya. Acara yang diinisiasi oleh LPCRPM PDM Surabaya ini digelar di kawasan sejuk Mojokerto pada (Sabtu-Ahad/2–3/5 2026), sebagai langkah strategis penguatan akar rumput.

Dalam agenda bergengsi ini, PRM Morokrembangan mengutus tiga orang kader terbaiknya untuk menjadi peserta aktif. Ketiga kader ini dipilih karena dinilai memiliki dedikasi tinggi serta potensi besar untuk membawa perubahan positif dalam pengelolaan dakwah dan administrasi di wilayah Morokrembangan pasca-pelatihan.

Kegiatan dimulai dengan sosialisasi intensif mengenai aplikasi SICARA (Sistem Informasi Cabang dan Ranting). Melalui platform ini, para delegasi diajarkan cara memetakan potensi ranting secara digital, sehingga data anggota, aset, hingga kegiatan sosial dapat terdokumentasi secara akurat dan mudah diakses oleh pimpinan di tingkat daerah.

Selain penguatan internal, aspek pembinaan masjid menjadi poin krusial dengan diperkenalkannya SIMASMU (Sistem Informasi Masjid Muhammadiyah). Aplikasi ini dirancang untuk mewujudkan masjid yang mandiri dan transparan, mulai dari pengelolaan keuangan jamaah hingga penyebaran jadwal dakwah yang lebih luas melalui ekosistem digital.
Efisiensi kerja pengurus juga ditingkatkan melalui simulasi penggunaan fitur NOTULENMU.

Alat ini memfasilitasi sekretaris dan pengurus ranting untuk mencatat hasil keputusan rapat secara real-time, sehingga tidak ada lagi kebijakan organisasi yang terlewatkan atau hilang karena pengelolaan dokumen fisik yang kurang rapi.

Tak berhenti di sisi teknis, aspek keberlanjutan organisasi turut dibahas melalui program MASA. Program ini menekankan pada penguatan ideologi serta strategi perkaderan, guna memastikan estafet kepemimpinan di tingkat ranting tetap terjaga dengan kader-kader yang militan dan paham akan tujuan besar persyarikatan.

Ketua LPCRPM PDM Surabaya, Andrian Rachman, DIP, Kmd, dalam arahannya menekankan bahwa tantangan Muhammadiyah di masa depan sangat bergantung pada kesiapan ranting. Menurutnya, ranting harus mampu bertransformasi menjadi unit organisasi yang modern namun tetap mengakar kuat pada kebutuhan umat di tingkat bawah.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran para kader, termasuk dari Morokrembangan. Kita ingin memastikan bahwa seluruh gerak langkah kita terdokumentasi dengan baik. Digitalisasi melalui SICARA dan sistem lainnya adalah instrumen wajib untuk mewujudkan tata kelola organisasi yang unggul,” ujar Kepala TU SMP Muven itu.

Andrian juga menyampaikan bahwa sinergi antara data dan aksi nyata di lapangan adalah kunci keberhasilan dakwah saat ini. Beliau berharap, sekembalinya dari Mojokerto, para peserta dapat langsung mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk menghidupkan kembali gairah bermuhammadiyah di wilayah masing-masing.

Kegiatan upgrading ini ditutup dengan sesi penyusunan rencana aksi nyata. Delegasi PRM Morokrembangan berkomitmen untuk segera melakukan digitalisasi data organisasi dan optimalisasi masjid, guna menjadikan Morokrembangan sebagai salah satu ranting percontohan yang berkemajuan di Kota Surabaya. (Wahid/Fikri)

Tinggalkan komentar