Surabaya, syiarmu.com– SMP Muhammadiyah 11 Surabaya (Muven) mendadak ramai dan penuh semangat pada Sabtu (9/5/2026). Sekolah yang berlokasi di Dupak Bangunsari ini menjadi tuan rumah bagi gelaran bergengsi bertajuk Muven Skills Competition (MSC). Acara ini diselenggarakan dengan tujuan utama untuk mengasah keterampilan serta mewadahi kreativitas para siswa tingkat SD di Kota Surabaya.
Kemeriahan acara sudah terasa sejak pagi hari. Rangkaian kegiatan dimulai dengan proses registrasi peserta pada pukul 07.00 hingga 07.30 WIB. Acara kemudian dibuka secara resmi dalam sesi pembukaan yang berlangsung hingga pukul 08.00 WIB. Menariknya, jalannya acara dipandu dengan apik oleh dua siswi kelas 8D Muven, Syawella Aulya Putri dan Kyla Meckenzie Janeeta, yang bertindak sebagai pembawa acara (MC).
Dalam sambutannya, Kepala SMP Muhammadiyah 11 Surabaya, Lanang Santoso SPd, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang mendukung acara ini.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para sponsor yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. Saat ini, Muven telah membuka lima kelas peminatan, yakni Tata Boga, Tata Rias, DKV, Kelistrikan, dan Otomotif, yang programnya telah dicanangkan oleh Mendikdasmen,” ujar guru Matematika itu.
“Inilah konsep ‘SMP rasa SMK’ yang kami tawarkan. Selain itu, kami juga memiliki 15 ekstrakurikuler untuk mewadahi bakat siswa. Selamat berlomba untuk seluruh peserta. Muven Skills Competition! Skills Up, Level Up!” ujarnya dengan penuh semangat.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua PCM Krembangan Bidang Dikdasmen, H. Sutikno SSos MH, yang hadir sekaligus membuka acara secara resmi, menekankan bahwa MSC bukan sekadar ajang perlombaan biasa.
“Selamat datang di tempat yang luar biasa ini. MSC tidak sekadar lomba untuk mencari menang atau juara, melainkan ajang kreativitas di mana anak-anak mencoba dan menguji keterampilan mereka. Dengan adanya lima peminatan di Muven, kami memastikan lulusan kami memiliki ‘skill’ dasar yang mumpuni. Setiap peminatan memiliki keunggulan masing-masing,” ucapnya.
“Di sini, siswa juga dipastikan bisa baca tulis Al-Quran, hafal Juz 30 saat lulus, dan setidaknya bisa menjadi imam di rumah sendiri. Jadi, setelah lulus ada bekal tidak hanya untuk dunia, tapi juga akhirat,” paparnya dalam sambutannya yang komprehensif.

Kompetisi ini diikuti oleh puluhan SD di Surabaya dengan berbagai cabang lomba yang tersebar di beberapa titik lokasi sekolah.
Lomba Dai Cilik, Qiroah, dan Azan berlangsung meriah di panggung utama. Lomba Kaligrafi dilaksanakan di ruang kelas 9A. Lomba Content Creator bertempat di ruang kelas 8D. Lomba Free Fire digelar di Laboratorium IPA. Lomba Mobile Legends mengambil lokasi di ruang kelas 8A, 8B, dan 8C. Lomba Panahan dilaksanakan di area aula. Di halaman sekolah juga terdapat stan pameran kelas peminatan.
Suasana di seluruh lokasi lomba terpantau sangat seru dan meriah. Para peserta tampak antusias menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan para juri, menjadikan Muven Skills Competition tahun ini sebagai salah satu ajang pencarian bakat tingkat dasar yang kompetitif di Surabaya. (Aira Restu Ramadhani/Fikri)
