Surabaya, syiarmu.com – Ketegangan memenuhi area Teori Panjang SMK Muhammadiyah 1 Surabaya saat babak Final Free Fire Classmeet 2026 digelar pada Rabu (10/6/2026). Setelah melewati babak penyisihan yang penuh persaingan, tim-tim terbaik akhirnya bertemu untuk memperebutkan Juara 1 dan Juara 2 pada kategori putra dan putri.
Sorak sorai para pendukung terdengar sejak pertandingan dimulai. Setiap tim menunjukkan kemampuan terbaik mereka, mulai dari strategi rotasi, kerja sama tim, hingga ketepatan dalam mengambil keputusan di momen-momen krusial. Atmosfer pertandingan semakin panas ketika para pemain saling beradu kemampuan demi meraih kemenangan dan membawa nama kelas mereka menjadi yang terbaik.
Babak final menjadi puncak dari seluruh rangkaian turnamen Free Fire yang telah berlangsung selama beberapa hari. Para peserta yang berhasil melangkah hingga tahap ini harus menghadapi lawan-lawan tangguh dengan sistem pertandingan yang menuntut fokus, komunikasi, dan kekompakan yang tinggi.

Salah satu finalis mengaku bahwa pertandingan kali ini menjadi laga yang paling menegangkan selama turnamen berlangsung.
“Di final rasanya beda banget. Semua tim sama-sama kuat, jadi setiap ronde harus benar-benar fokus. Sekali lengah bisa langsung kehilangan kesempatan juara,” ungkapnya usai pertandingan.
Tidak hanya para pemain yang merasakan ketegangan, para penonton yang memadati area pertandingan juga ikut larut dalam suasana. Teriakan dukungan dan tepuk tangan terus mengiringi jalannya pertandingan hingga ronde terakhir.
Menurut panitia, turnamen Free Fire tahun ini berhasil menjadi salah satu perlombaan yang paling diminati siswa karena mampu menggabungkan unsur kompetisi, strategi, dan kerja sama tim dalam satu wadah yang positif.

Dengan berakhirnya babak final, akhirnya terpilih tim-tim terbaik yang berhasil meraih Juara 1 dan Juara 2 kategori putra maupun putri. Prestasi tersebut menjadi bukti dari kerja keras, latihan, serta kekompakan yang mereka bangun selama turnamen berlangsung.
Melalui kompetisi ini, IPM berharap minat siswa di bidang esports dapat terus berkembang dengan tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas, disiplin, dan kerja sama tim. (Keynira A.U./Fikri)
