Surabaya, syiarmu.com — Suasana semarak dan penuh khidmat menyelimuti sepanjang Jalan Tambak Asri No. 204, Surabaya pada Rabu (17/6/2026). Ratusan santri dari Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ) Al-Islam turun ke jalan dengan penuh antusias untuk melaksanakan Pawai Muharram dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah.
Kegiatan yang dimulai sejak sore hari ini mengusung tema yang mendalam, yaitu “Muharram Momentum Introspeksi dan Perbaikan Diri”. Melalui tema tersebut, pihak lembaga ingin menanamkan nilai-nilai hijrah yang hakiki kepada para santri sejak usia dini, sekaligus mengajak masyarakat sekitar untuk bersama-sama merefleksikan diri demi kehidupan yang lebih baik di tahun yang baru.

Tidak sekadar berjalan beriringan, pawai ini juga diwarnai dengan aksi sosial yang menyentuh hati warga sekitar. Sepanjang rute pawai, para santri didampingi oleh para pengajar membagikan ratusan paket bingkisan kepada masyarakat yang melintas maupun warga yang tinggal di sekitar jalur pawai sebagai bentuk rasa syukur dan kepedulian sosial.
Dengan mengenakan pakaian bernuansa islami dan membawa spanduk besar bertuliskan ucapan selamat tahun baru, para santri tampak kompak dan gembira. Senyum ceria terpancar dari wajah anak-anak saat menyerahkan langsung bingkisan berupa makanan dan kebutuhan ringan kepada pengguna jalan, tukang becak, hingga warga setempat yang menyambut mereka di depan rumah.

Kepala LPQ Al-Islam, M. Nurwahid, SE, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kurikulum edukasi karakter bagi para santri. Menurutnya, memperingati Tahun Baru Hijriyah tidak boleh hanya sekadar seremonial, melainkan harus diimbangi dengan aksi nyata yang berdampak positif bagi lingkungan sekitar.
“Melalui momentum Muharram ini, kita ingin mengajarkan kepada anak-anak pentingnya melakukan introspeksi dan perbaikan diri. Berbagi ratusan bingkisan ini adalah salah satu cara melatih kepekaan sosial mereka, agar mereka tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara spiritual, tetapi juga peduli terhadap sesama,” ujar M. Nurwahid, SE dalam keterangannya.

Kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan mendapat apresiasi positif dari warga Surabaya, khususnya di kawasan Tambak Asri. Kemeriahan pawai ditutup dengan doa bersama di area Masjid Al-Islam, dengan harapan agar tahun 1448 Hijriyah ini membawa keberkahan, kedamaian, dan perubahan yang lebih baik bagi seluruh umat Islam. (Wahid/Fikri)
