Sembilan Santri PAM KH Achmad Dahlan Lulus Munaqosah GenQ45, dr. Zuhrotul Mar’ah Beri Apresiasi

Surabaya – Keberhasilan santri Panti Asuhan Muhammadiyah (PAM) KH Achmad Dahlan Surabaya dalam mengikuti dan menyelesaikan Munaqosah Generasi Qur’an (GenQ) ke-45 mendapat apresiasi dari dr. Zuhrotul Mar’ah, anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya.

Prestasi tersebut dinilai menjadi bukti nyata bahwa pembinaan karakter dan pendidikan Al-Qur’an di lingkungan panti asuhan mampu melahirkan generasi muda yang berakhlak mulia, berprestasi, dan siap menjadi teladan di tengah masyarakat.

Munaqosah GenQ45 merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya sebagai sarana evaluasi kemampuan hafalan, bacaan, dan pemahaman Al-Qur’an para santri.

Pada pelaksanaan tahun ini, sebanyak 9 santri PAM KH Achmad Dahlan berhasil mengikuti seluruh rangkaian munaqosah dengan baik. Zuhrotul Mar’ah menyampaikan rasa bangga atas capaian tersebut.

Menurutnya, keberhasilan para santri bukan hanya menjadi kebanggaan bagi panti asuhan, tetapi juga bagi Kota Surabaya yang terus berupaya melahirkan generasi Qurani yang memiliki kecerdasan spiritual, intelektual, dan sosial.

“Anak-anak ini telah menunjukkan semangat belajar yang luar biasa. Prestasi mereka membuktikan bahwa dengan pembinaan yang baik, santri mampu menjadi generasi unggul yang tidak hanya menghafal Al-Qur’an, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi dedikasi para pengasuh, ustaz, dan seluruh pengelola PAM KH Achmad Dahlan yang secara konsisten membimbing para santri dalam pendidikan keagamaan maupun pembentukan karakter. Menurutnya, keberhasilan santri mengikuti Munaqosah GenQ45 merupakan hasil dari proses pembinaan yang berkelanjutan, disiplin, serta komitmen seluruh pihak dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.

Tiap santri diberi uang pembinaan Rp250.000. Ada satu santri yang diberi uang pembinaan Rp500.000 karena berhasil menghafal 30 juz.

Sementara itu, M. Nur Wahid Kaur Pendidikan dan Pengasuhan PAM KH Achmad Dahlan, mengungkapkan rasa syukur atas capaian para santri. Ia berharap keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus meningkatkan kualitas hafalan, memperbaiki bacaan Al-Qur’an, dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap keberhasilan ini menjadi penyemangat bagi seluruh santri untuk terus mencintai Al-Qur’an, menjaga hafalannya, serta menjadi generasi yang memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat,” katanya.

Prestasi para santri PAM KH Achmad Dahlan dalam Munaqosah GenQ45 diharapkan menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan dan panti asuhan lainnya untuk terus memperkuat pembinaan generasi Qurani.

Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan legislatif, dinilai menjadi faktor penting dalam mendorong lahirnya generasi muda yang unggul, religius, dan berdaya saing di masa depan. (Kiyadah/Fikri)

Tinggalkan komentar