Hari Kedua Workshop SD Muhlas, Guru Rancang Lesson Design Berbasis SOLO Taxonomy

Surabaya, syiarmu.com – Semangat belajar guru SD Muhammadiyah 11 Surabaya (Muhlas) terus berlanjut pada hari kedua, Selasa (30/6/26), pada Workshop Pembelajaran Mendalam (Deep Learning). Setelah memperoleh penguatan konsep pada hari pertama, seluruh peserta kini mempraktikkan penyusunan lesson design berbasis Structure of Observed Learning Outcomes (SOLO) Taxonomy sebagai bekal menghadapi pembelajaran tahun ajaran 2026/2027.

Kegiatan yang mengusung tema “Semakin Mendalam, Semakin Bermakna, dan Semakin Asyik” menghadirkan narasumber nasional, Ria Pusvita Sari, M.Pd. Pada sesi praktik, guru-guru dibagi berdasarkan jenjang kelas untuk menyusun rancangan pembelajaran yang mampu mengantarkan peserta didik berkembang dari pemahaman dasar hingga mencapai kemampuan berpikir tingkat tinggi sesuai lima level SOLO Taxonomy.

Suasana workshop berlangsung aktif dan kolaboratif. Setiap kelompok mendiskusikan tujuan pembelajaran, aktivitas siswa, pertanyaan pemantik, asesmen, hingga pengalaman belajar yang sesuai dengan karakteristik peserta didik di setiap jenjang. Tidak hanya menyusun perangkat ajar, para guru juga saling memberikan masukan agar lesson design yang dihasilkan semakin bermakna, kontekstual, dan mudah diterapkan di kelas.

Dalam pendampingannya, Ria Pusvita Sari menekankan bahwa lesson design tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi harus mampu mengarahkan siswa membangun pemahaman secara bertahap.

Menurutnya, pembelajaran yang baik adalah pembelajaran yang membawa peserta didik dari sekadar mengetahui informasi menuju kemampuan menghubungkan konsep, menganalisis, hingga menghasilkan gagasan baru yang dapat diterapkan dalam berbagai situasi.

Hasil penyusunan lesson design kemudian dipresentasikan oleh masing-masing jenjang. Melalui sesi ini, setiap kelompok memperoleh umpan balik dari narasumber maupun peserta lainnya sehingga rancangan pembelajaran menjadi lebih matang.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wadah berbagi praktik baik antar guru dalam merancang pembelajaran yang kreatif, inovatif, komunikatif, dan berpusat pada peserta didik.

Kepala SD Muhammadiyah 11 Surabaya, Mursiah, S.Ag., M.Pd., menyampaikan bahwa workshop ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru secara berkelanjutan.

Ia berharap lesson design yang telah disusun tidak berhenti sebagai dokumen, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam proses pembelajaran sehingga mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih mendalam, bermakna, dan menyenangkan bagi seluruh siswa SD Muhlas. (Isti/Fikri)

Tinggalkan komentar